Bandung (buseronline.com) - Wakil Wali Kota Bandung Erwin menegaskan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bukan sekadar kegiatan orientasi bagi peserta didik baru, melainkan menjadi fondasi dalam membentuk karakter, kepemimpinan, dan kesiapan generasi muda menghadapi tantangan masa depan.
Hal tersebut disampaikan Erwin saat menutup kegiatan
MPLS di SMAN 28
Bandung, Selasa. Menurutnya, pelajar saat ini merupakan calon pemimpin masa depan yang harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk kemajuan teknologi dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
"Pemuda-pemudi hari ini adalah calon pemimpin di masa depan. Kalau kalian ingin menjadi pemimpin, menjadi pengusaha, menjadi ilmuwan, atau menjadi dokter di masa depan, kalian harus menjadi generasi yang sesuai dengan zamannya. Generasi yang inovatif, generasi yang siap menghadapi perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI)," ujar Erwin.
Ia mengajak seluruh peserta didik memanfaatkan masa sekolah dengan belajar sungguh-sungguh agar mampu meraih cita-cita, membanggakan keluarga, dan memberikan manfaat bagi bangsa.
Erwin menuturkan, pelajar perlu memiliki lima kesadaran sebagai bekal menghadapi masa depan, salah satunya kesadaran beragama sebagai dasar pembentukan karakter. Selain itu, ia menekankan pentingnya semangat belajar, membangun pergaulan yang positif, serta aktif mengikuti organisasi di sekolah maupun di lingkungan masyarakat.
"Jangan hanya menjadi kutu buku. Bergaullah di sekolah maupun di lingkungan masyarakat. Dari situ kalian belajar komunikasi, kerja sama, dan menghargai orang lain," katanya dilansir dari laman Jabarprov.