Wakatobi (buseronline.com) - Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq meninjau pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah di SMP Negeri 1 Wangi-Wangi Selatan, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Kamis.
Dilansir dari laman Kemendikdasmen, dalam kunjungan tersebut, Fajar menegaskan bahwa MPLS merupakan langkah awal dalam membangun karakter peserta didik sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan.
Di hadapan sekitar 60 murid baru, Fajar berdialog mengenai cita-cita, pengalaman mengikuti MPLS, hingga makna bersekolah. Ia menekankan bahwa sekolah bukan hanya tempat memperoleh ilmu pengetahuan, tetapi juga sarana membentuk karakter dan mengembangkan potensi peserta didik.
"Salah satu tujuan kita sekolah adalah melatih supaya kita jujur. Berikutnya supaya pintar, mengembangkan bakat, dan meraih cita-cita," ujar Fajar.
Menurutnya, MPLS tidak sekadar mengenalkan ruang kelas dan tata tertib sekolah, tetapi juga menjadi momentum bagi peserta didik untuk belajar menghargai teman, menghormati guru, mencintai sekolah, serta menyiapkan masa depan.
Pelaksanaan MPLS di SMP Negeri 1 Wangi-Wangi Selatan turut diperkuat dengan budaya sekolah yang menanamkan kepedulian terhadap lingkungan. Melalui pendidikan konservasi, peserta didik dibiasakan membawa botol minum sendiri, memilah sampah organik dan anorganik, mengolah sampah menjadi kompos, serta mengikuti berbagai kegiatan yang mendukung pelestarian lingkungan.
Ketua Panitia MPLS SMP Negeri 1 Wangi-Wangi Selatan, Sariono mengatakan seluruh rangkaian kegiatan mengacu pada panduan MPLS Ramah dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dan dipadukan dengan Kurikulum Eduwisata yang mengintegrasikan aspek lingkungan, budaya, dan pariwisata sesuai karakteristik daerah.