Bekasi (buseronline.com) - Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Arsip dan Perpustakaan (Disarpus) terus memperkuat budaya literasi masyarakat dengan menghadirkan koleksi bacaan sejarah lokal.
Dilansir dari laman Jabarprov, salah satu koleksi unggulannya adalah buku Sejarah
Bekasi: Sejak Peradaban Buni Ampe Wayah Gini karya sejarawan Endra Kusnawan yang kini tersedia di Perpustakaan Daerah Kabupaten
Bekasi.
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bekasi Agung Mulya mengatakan kehadiran buku tersebut diharapkan menjadi referensi bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengenal perjalanan sejarah Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi secara lebih komprehensif.
"Melalui buku karya Endra Kusnawan ini, masyarakat dapat lebih mengenal, memahami, dan mengetahui perjalanan sejarah serta perkembangan Kabupaten
Bekasi hingga menjadi daerah yang maju seperti saat ini," ujar Agung.
Menurutnya, literatur sejarah lokal memiliki peran penting dalam memperkuat identitas daerah sekaligus meningkatkan indeks literasi masyarakat.
Selain menyediakan ribuan koleksi buku dari berbagai bidang, Disarpus juga terus mengembangkan layanan perpustakaan keliling ke sekolah-sekolah di sejumlah kecamatan guna meningkatkan minat baca pelajar.
Agung menambahkan, membaca sejarah bukan hanya menambah wawasan, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki terhadap daerah serta mendorong masyarakat untuk menjaga nilai-nilai budaya dan warisan sejarah.
Sementara itu, penulis buku, Endra Kusnawan menjelaskan bahwa edisi terbaru yang terbit pada 2026 merupakan edisi ketiga setelah sebelumnya diterbitkan pada 2016 dan direvisi pada 2019. Buku tersebut telah diperbarui dengan penambahan data dan materi sehingga kini mencapai sekitar 600 halaman.
Endra mengatakan, buku tersebut disusun secara kronologis dengan mengulas perjalanan sejarah Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi sejak masa Peradaban Buni, Kerajaan Tarumanegara, Kerajaan Sunda, masa kolonial, perjuangan kemerdekaan, hingga perkembangan pemerintahan modern.
Selain itu, edisi terbaru juga memuat dokumentasi perjalanan pemerintahan seluruh bupati dan wakil bupati Kabupaten
Bekasi beserta dokumentasi fotonya.
Buku tersebut turut mengulas sejumlah situs bersejarah di Bekasi, seperti Tugu Bambu Runcing di Warung Bongkok, Kecamatan Cikarang Barat, serta sejarah SDN Simpangan 01 Cikarang Utara yang telah ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya.
Melalui penerbitan buku ini, Disarpus Kabupaten
Bekasi berharap literasi sejarah masyarakat terus meningkat sekaligus memperkuat kecintaan terhadap sejarah dan identitas daerah sebagai bagian dari pembangunan karakter generasi penerus. (R)