Medan (buseronline.com) - Pemerintah Kota (Pemko) Medan mendorong perguruan tinggi untuk berperan lebih aktif dalam mengedukasi masyarakat terkait kepedulian lingkungan, pencegahan narkoba, serta dukungan terhadap pembangunan kota.
Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Medan H
Zakiyuddin Harahap saat menerima audiensi jajaran Universitas Medan Area di ruang khusus Wakil Wali Kota Medan, Rabu. Dalam pertemuan tersebut, Zakiyuddin menyampaikan apresiasinya atas kunjungan pihak UMA.
Sebagai salah satu alumni kampus tersebut, ia mengaku memiliki kedekatan emosional dan berharap hubungan yang telah terjalin dapat semakin diperkuat melalui berbagai program kolaborasi.
Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap berbagai persoalan yang dihadapi kota, termasuk isu lingkungan dan banjir yang masih menjadi tantangan di Medan.
"Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan dan kesadaran masyarakat. Perguruan tinggi memiliki peran penting dalam membangun kesadaran itu melalui edukasi dan pengabdian kepada masyarakat," ujar Zakiyuddin.
Selain itu,
Pemko Medan juga membuka peluang kerja sama di bidang pendidikan, khususnya bagi aparatur sipil negara (ASN) yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang magister.
Zakiyuddin menilai peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan lanjutan menjadi salah satu kunci dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih optimal.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyoroti ancaman narkoba dan judi online yang semakin mengkhawatirkan karena menyasar generasi muda.
Karena itu, ia berharap perguruan tinggi dapat terus mengampanyekan gerakan antinarkoba dan anti judi online, sekaligus mendorong mahasiswa menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.
Sementara itu, Direktur Pascasarjana UMA Retna Astuti Kuswardani mengatakan audiensi tersebut bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus memperkenalkan program pendidikan Pascasarjana UMA kepada
Pemko Medan.
Retna menjelaskan, UMA memiliki Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang memungkinkan mahasiswa menyelesaikan studi dalam waktu lebih singkat. Melalui program tersebut, pihaknya berharap dapat menarik minat ASN di lingkungan Pemko Medan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang S2.
"Kami berharap program ini dapat menjadi peluang bagi ASN
Pemko Medan untuk meningkatkan kompetensi dan kualifikasi pendidikan mereka," katanya.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi, diharapkan upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia serta pembangunan Kota Medan dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan. (P3)