Pemprov Jabar Gandeng 1.015 Sekolah Swasta, Siapkan Beasiswa untuk 80 Ribu Siswa

Heri - Jumat, 26 Juni 2026 18:03 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi

Bandung (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan program beasiswa bagi hingga 80 ribu calon murid yang tidak tertampung di sekolah negeri.

Program tersebut dilaksanakan melalui kerja sama dengan 1.015 sekolah swasta guna memastikan seluruh siswa tetap memperoleh akses pendidikan menengah.

Kesepakatan kerja sama ditandai dengan penandatanganan komitmen antara sekolah swasta dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat di Gedung Pakuan pada 22 Juni 2026.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan ribuan sekolah swasta telah menyatakan kesiapan untuk menampung siswa yang terdata dalam Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB).

"Sudah ada mitra Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pendidikan untuk menyalurkan sekitar 70.000 sampai 80.000 siswa yang terdata di PCMB agar mendapatkan beasiswa dari pemerintah provinsi," kata Dedi dilansir dari laman Jabarprov.

Menurutnya, keterlibatan 1.015 sekolah swasta menjadi bukti nyata dukungan terhadap upaya pemerataan akses pendidikan di Jawa Barat. Ia juga menepis anggapan bahwa sekolah swasta tidak bersedia bekerja sama dengan pemerintah.

"Jumlah yang bersedia menandatangani kesepakatan dan hadir secara fisik 1.015 sekolah. Jadi, opini yang menyatakan sekolah swasta tidak bersedia bekerja sama, hari ini tidak terbukti," ujarnya.

Melalui program tersebut, bantuan diberikan dalam bentuk beasiswa perorangan yang tercatat atas nama masing-masing siswa. Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menyalurkan pembayaran bantuan langsung kepada sekolah tempat siswa menempuh pendidikan.

Setiap penerima beasiswa akan memperoleh bantuan uang bangunan sebesar Rp1,5 juta serta bantuan bulanan Rp100 ribu. "Provinsi Jawa Barat menjadi orang tua dari siswa itu. Karena menjadi orang tua, orang tua yang membayarkan ke sekolah," jelas Dedi.

Selain memberikan bantuan kepada peserta didik, pemerintah juga berencana mendorong sertifikasi guru di sekolah swasta yang menjadi mitra program.

Dedi memastikan pendanaan program telah tersedia dan dapat dialokasikan melalui penyesuaian sejumlah kegiatan yang belum dilaksanakan.

"Sudah ada, tinggal pergeseran. Ada alokasi-alokasi yang tidak dilaksanakan. Misalnya, bangun sekolah tapi belum ada sertifikatnya. Itu bisa digeser dan segera dialokasikan," ungkapnya.

Pemerintah memperkirakan jumlah penerima bantuan mencapai maksimal 80 ribu siswa sesuai data dalam PCMB. Pemutakhiran data masih akan dilakukan setelah seluruh tahapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) selesai dilaksanakan.

Program ini diharapkan mampu memberikan kepastian akses pendidikan bagi calon murid serta menekan angka putus sekolah akibat keterbatasan daya tampung sekolah negeri di Jawa Barat. (R)

Editor
: Administrator

Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

OJK Jabar Dorong Kota Bandung Jadi Role Model Pengembangan UMKM dan Perangi Rentenir

Pendidikan

Disdik Jabar dan UPI Perkuat Sinergi Atasi Kekurangan Guru melalui GEMA JABAR

Pendidikan

Pemprov Jateng Perluas Akses Pendidikan, Ribuan Siswa Kurang Mampu Terbantu

Pendidikan

Jateng Pacu Pembangunan Dry Port di Batang dan Kendal

Pendidikan

Pemprov Jateng Salurkan 181 Kursi Roda Adaptif untuk Penyandang Disabilitas

Pendidikan

DLH Garut Dorong Generasi Muda Jadi Penggerak Lingkungan Bersih