Bekasi (buseronline.com) - Pemerintah Kabupaten Bekasi menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan SMAN 2 Tambun Selatan sebagai Sekolah Maung, program unggulan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan melalui penguatan sarana, prasarana, dan teknologi pembelajaran.
Dilansir dari laman Jabarprov, komitmen tersebut ditunjukkan Plt Bupati
Bekasi Asep Surya Atmaja saat meninjau langsung kondisi sekolah, Senin. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat berbagai kebutuhan yang perlu dipenuhi agar pelaksanaan program
Sekolah Maung berjalan optimal.
Asep mengatakan, SMAN 2 Tambun Selatan menjadi satu-satunya sekolah di Kabupaten Bekasi yang mendapat kepercayaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menjalankan program tersebut.
"Sebagai pemerintah daerah, tentu kami tidak bisa tinggal diam. Ini adalah satu-satunya sekolah di Kabupaten
Bekasi yang mendapat kepercayaan tersebut. Karena itu, kami ingin memastikan seluruh kebutuhan yang diperlukan dapat terpenuhi dengan baik," ujarnya.
Dari hasil peninjauan, masih terdapat sejumlah kebutuhan yang harus dilengkapi, mulai dari infrastruktur, laboratorium, perangkat digital, hingga fasilitas penunjang kegiatan belajar mengajar.
Menurut Asep, keterbatasan anggaran pemerintah daerah menjadi tantangan dalam memenuhi seluruh kebutuhan tersebut. Oleh karena itu, Pemkab
Bekasi akan menggandeng dunia usaha melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).
"Jika mengandalkan APBD Kabupaten Bekasi maupun APBD Provinsi Jawa Barat, tentu ada keterbatasan. Karena itu kami mulai mencari solusi melalui program CSR dari perbankan maupun perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Bekasi," katanya.
Ia menambahkan, pemerintah daerah berencana mengumpulkan perusahaan-perusahaan di Kabupaten
Bekasi agar penyaluran dana CSR lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di bidang pendidikan.
Selain pembangunan fisik, Pemkab Bekasi juga memprioritaskan pemenuhan kebutuhan teknologi pendidikan seperti server, laptop, dan perangkat digital lainnya guna mendukung proses pembelajaran yang lebih modern dan berkualitas.
Sementara itu, Plt Kepala SMAN 2 Tambun Selatan, Burhanudin, menjelaskan bahwa sekolahnya terpilih sebagai
Sekolah Maung karena memenuhi sejumlah kriteria yang ditetapkan, di antaranya berakreditasi A, tidak memiliki sekolah terbuka, serta memiliki prestasi akademik dan nonakademik yang baik.
"Terpilihnya SMAN 2 Tambun Selatan sebagai Sekolah Maung merupakan amanah sekaligus motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan. Program ini diharapkan dapat mendorong lahirnya siswa-siswa berprestasi dan memperkuat budaya belajar yang kompetitif serta positif," ujarnya.
Burhanudin berharap dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten
Bekasi, serta dunia usaha dapat mempercepat terwujudnya sekolah unggulan yang mampu mencetak generasi berprestasi dan berdaya saing tinggi. (R)