Nias Utara (buseronline.com) - Seorang siswi SD Negeri 077279 Siofabanua, Kabupaten Nias Utara, Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Nasya Losefa Zega (9), menyampaikan surat berjudul "Surat Cinta untuk Pak Presiden" kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti saat kunjungan kerjanya di daerah tersebut, Kamis.
Surat yang ditulis tangan oleh murid kelas III itu berisi ungkapan terima kasih atas berbagai program pemerintah yang telah dirasakan langsung oleh siswa di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), khususnya di bidang pendidikan.
Dilansir dari laman Kemendikdasmen, saat menerima surat tersebut, Abdul Mu'ti memastikan bahwa surat dari Nasya akan diteruskan kepada Presiden RI, Prabowo Subianto. "Bagus sekali. Nanti surat ini akan saya sampaikan langsung kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto," ujar Abdul Mu'ti.
Dalam suratnya, Nasya mengungkapkan rasa syukur atas renovasi sekolah dan hadirnya Papan Interaktif Digital (PID) yang membuat proses belajar menjadi lebih menarik dan menyenangkan.
"Terima kasih, Bapak Presiden. Sekolah kami sekarang sudah direnovasi dan kami belajar menggunakan Papan Interaktif Digital. Saya senang sekali bisa belajar bersama teman-teman," tulis Nasya.
Selain itu, Nasya juga menceritakan manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang kini dinikmati setiap hari oleh para siswa di sekolahnya.
Menurutnya, program tersebut tidak hanya menyediakan makanan bergizi, tetapi juga membantu dirinya menghemat uang jajan untuk ditabung dan membeli perlengkapan sekolah.
"Setiap hari kami menikmati makanan yang enak. Uang jajan yang biasanya saya gunakan untuk membeli makan siang sekarang bisa saya tabung untuk membeli perlengkapan sekolah," ungkapnya.
Di akhir surat, Nasya berjanji untuk terus rajin belajar, menghormati guru, dan menyayangi teman-temannya. Ia juga menyampaikan cita-citanya menjadi seorang guru agar dapat mengajar anak-anak di desanya kelak.
Kisah Nasya menjadi gambaran bagaimana berbagai program pemerintah di bidang pendidikan mulai dirasakan manfaatnya oleh anak-anak di daerah terpencil.
Melalui surat sederhana tersebut, tersirat harapan dan semangat generasi muda untuk meraih masa depan yang lebih baik melalui pendidikan. (P3)