Presiden Prabowo Bahas Kerja Sama Strategis dengan Imperial College London untuk Perkuat Pendidikan Kedokteran dan Sains

Administrator - Selasa, 23 Juni 2026 15:08 WIB
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menerima delegasi Imperial College London di Istana Merdeka, Jakarta, guna membahas kerja sama strategis dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia, khususnya di bidang kedokteran dan sains.

Jakarta (buseronline.com) - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menerima delegasi Imperial College London di Istana Merdeka, Jakarta, guna membahas kerja sama strategis dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia, khususnya di bidang kedokteran dan sains.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, yang turut mendampingi Presiden dalam pertemuan tersebut, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan Imperial College London merupakan bagian dari langkah pemerintah untuk memperkuat ekosistem pendidikan dan riset nasional.

"Imperial College saat ini telah membicarakan banyak hal terkait rencana pembangunan kemitraan strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, khususnya pendidikan kedokteran," ujar Brian Yuliarto usai pertemuan.

Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo juga membahas rencana pembangunan 10 universitas kedokteran dan sains di Indonesia. Menurut Brian, Imperial College London akan berperan dalam mendukung pengembangan institusi tersebut melalui penyusunan kurikulum, penyiapan standar pengajaran, penelitian bersama, hingga program profesor tamu.

"Tadi juga dibicarakan terkait dengan rencana Bapak Presiden mendirikan 10 medical and science university. Nantinya akan dibantu banyak oleh Imperial College, mulai dari kurikulum, standar pengajaran, joint research, hingga visiting professor," jelasnya.

Brian menilai kerja sama tersebut merupakan langkah strategis yang dapat mendorong peningkatan mutu pendidikan tinggi Indonesia. Ia menyebut kolaborasi dengan salah satu universitas terbaik dunia itu sejalan dengan komitmen pemerintah dalam memperkuat sumber daya manusia unggul melalui pendidikan dan penelitian.

Menurutnya, dampak kerja sama tersebut tidak hanya akan dirasakan oleh universitas kedokteran dan sains yang akan dibangun, tetapi juga oleh berbagai perguruan tinggi lain di seluruh Indonesia.

"Kami yakin dampaknya akan dapat dirasakan oleh kampus-kampus lain di seluruh Indonesia. Pertemuan yang diterima langsung oleh Bapak Presiden ini membuka peluang kerja sama strategis yang lebih luas di dunia pendidikan Indonesia," katanya.

Brian juga menyoroti reputasi global Imperial College London yang dikenal unggul di bidang medis dan sains. Ia berharap kolaborasi tersebut dapat meningkatkan kualitas pengajaran dan penelitian nasional sekaligus memperkuat posisi perguruan tinggi Indonesia di tingkat internasional.

"Jika kerja sama ini dapat direalisasikan, tentu menjadi peluang besar bagi Indonesia untuk bekerja sama langsung dengan kampus terbaik dunia guna meningkatkan kualitas pengajaran dan penelitian. Kami berharap peringkat kampus-kampus Indonesia di dunia juga dapat ikut meningkat," ujarnya.

Kemitraan antara pemerintah Indonesia dan Imperial College London diharapkan menjadi katalis dalam pengembangan pendidikan tinggi nasional, sekaligus mempercepat lahirnya generasi dokter, ilmuwan, dan peneliti Indonesia yang mampu bersaing di tingkat global. (DKI1)

Editor
: Administrator

Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

Prabowo dan Rosan Bahas Optimalisasi Aset Negara serta Percepatan Transformasi BUMN

Pendidikan

Prabowo Dukung Penuh Pengembangan Timnas dan Pencalonan Indonesia sebagai Tuan Rumah FIFA ASEAN 2026

Pendidikan

Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan Medan 2026, Wali Kota Tekankan Penguatan Generasi Berprestasi

Pendidikan

Presiden Prabowo Apresiasi Sukses Penyelenggaraan Haji 2026

Pendidikan

STIK Polri Wisuda 289 Lulusan, Siapkan SDM Unggul Hadapi Tantangan Tugas Kepolisian

Pendidikan

Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Komitmen Indonesia Dukung Palestina