Keerom (buseronline.com) - Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 menggelar kegiatan bakti sosial di dua panti asuhan di Kabupaten Keerom, Papua, sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekaligus upaya mempererat hubungan dengan generasi muda Papua, Rabu.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Panti Asuhan Muhammadiyah Arso X dan Panti Asuhan Shalom Arso VIII. Selain menyerahkan bantuan sosial, personel Satgas juga berinteraksi langsung dengan anak-anak penghuni panti melalui berbagai kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan.
Dilansir dari laman Humas Polri, suasana ceria tampak di Panti Asuhan Shalom Arso VIII saat anak-anak bermain bersama personel Satgas. Gelak tawa dan kebersamaan mewarnai kegiatan tersebut.
Anak-anak yang berasal dari berbagai daerah di
Papua, seperti Korowai, wilayah perbatasan Keerom, hingga Pegunungan Bintang, tampak antusias berbagi cerita dan menyampaikan cita-cita mereka.
Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol Dr Faizal Ramadhani SSos SIK MH mengatakan bahwa kegiatan sosial merupakan bagian dari komitmen Satgas untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat Papua.
"Anak-anak
Papua adalah masa depan bangsa yang harus kita jaga dan dukung bersama. Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa kehadiran negara tidak hanya dalam bentuk pengamanan, tetapi juga melalui perhatian, kepedulian, dan kasih sayang kepada masyarakat," ujarnya.
Menurut Faizal, pembangunan Papua yang aman dan damai tidak hanya dilakukan melalui penegakan hukum, tetapi juga dengan memperkuat hubungan kemanusiaan dan menumbuhkan harapan bagi generasi penerus.
Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026 Kombes Pol Adarma Sinaga SIK MHum menegaskan bahwa pendekatan humanis akan terus menjadi bagian penting dalam pelaksanaan operasi.
"Melihat senyum dan kebahagiaan anak-anak merupakan energi positif bagi kami. Kehadiran personel di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan motivasi dan semangat bagi anak-anak Papua untuk terus belajar, tumbuh, dan meraih masa depan yang lebih baik," katanya.
Selain memberikan bantuan sosial kepada pengelola panti, kegiatan tersebut juga menjadi sarana membangun kedekatan antara aparat dan masyarakat.
Kehangatan yang tercipta selama kegiatan menunjukkan bahwa sentuhan kemanusiaan memiliki peran penting dalam menciptakan suasana yang aman, damai, dan harmonis di Papua.
Melalui kegiatan bakti sosial ini, Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 kembali menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menghadirkan harapan dan kebahagiaan bagi anak-anak
Papua sebagai generasi penerus Bumi Cenderawasih. (R)