Medan (buseronline.com) - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas resmi membuka Jambore Cabang Kota Medan Tahun 2026 Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Medan di Taman Cadika Pramuka Medan, Jumat.
Dalam kesempatan itu,
Rico Waas menegaskan pentingnya
Pramuka sebagai wadah pembentukan karakter generasi muda di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.
Suasana pembukaan jambore berlangsung meriah. Rico Waas bahkan sempat turun dari podium utama dan berdiri di bawah terik matahari bersama ratusan anggota Pramuka Penggalang. Aksi spontan tersebut langsung disambut tepuk tangan dan sorakan semangat dari seluruh peserta upacara.
Di hadapan Wakil Wali Kota Medan H Zakiyuddin Harahap, Ketua TP PKK Kota Medan Ny Airin
Rico Waas, Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman, unsur Forkopimda, anggota DPRD Medan, pimpinan perangkat daerah, camat se-Kota Medan, serta seluruh peserta jambore,
Rico Waas menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurut Rico Waas, Pramuka memiliki peran strategis dalam membangun kedisiplinan, jiwa sosial, kepemimpinan, serta keterampilan hidup anak-anak sejak usia dini.
"Kalau kita mau membangun karakter dari anak-anak kita, membangun kemandirian, membangun jiwa sosial, membangun rasa kebersamaan, keterampilan hidup, dan juga terutama kepemimpinan, inilah organisasi terbaik untuk itu semuanya," ujar
Rico Waas.
Ia menilai, di tengah derasnya arus disrupsi teknologi dan berbagai persoalan sosial yang mengancam generasi muda, Pramuka harus mampu menjadi benteng pembinaan karakter.
"Permasalahan kepemudaan saat ini sangat besar. Ada disrupsi teknologi, persoalan sosial, hingga pengaruh negatif lainnya. Karena itu organisasi seperti
Pramuka harus unjuk gigi memperbaiki permasalahan kepemudaan dengan kedisiplinan, kepemimpinan, kebersamaan, dan keterampilan hidup," katanya.
Rico Waas juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Medan untuk mendukung penuh seluruh kegiatan Pramuka di Kota Medan demi melahirkan generasi muda yang tangguh menuju Indonesia Emas 2045.
"Kami ingin
Pramuka benar-benar aktif ke depannya. Seluruh kegiatan pasti akan kami support penuh agar anak-anak kita memiliki kebanggaan dan semangat menjadi generasi emas," ucapnya.
Selain itu, Rico Waas mengingatkan para peserta jambore agar menjauhi berbagai hal negatif seperti narkoba dan judi online yang dinilai dapat merusak masa depan generasi muda.
"
Pramuka ini adalah bentengnya. Jagalah diri dengan kedisiplinan dan niat yang baik. Jangan tergoda pada hal-hal negatif seperti narkoba dan judi online," tegasnya.
Sebelumnya, Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Medan, Muhammad Rasyid Ridho, mengatakan Jambore Cabang Kota Medan 2026 mengusung tema "Bergerak dalam Sinergi, Bersama dalam Kontribusi" yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor.
Menurutnya,
Pramuka Kota Medan harus bersinergi antara Kwartir Cabang, Kwartir Ranting, gugus depan, Pemerintah Kota Medan, sekolah, hingga orang tua demi menciptakan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Sementara itu, Ketua Panitia Zulfahri Ahmadi melaporkan kegiatan jambore yang berlangsung pada 28-31 Mei 2026 tersebut diikuti sebanyak 927 peserta. Mereka terdiri atas 797 anggota Pramuka Penggalang, 98 pembina, serta 34 pimpinan kontingen dari seluruh Kwartir Ranting se-Kota Medan.
Dalam rangkaian pembukaan jambore, Ketua TP PKK Kota Medan Ny. Airin
Rico Waas juga dianugerahi gelar Bunda Siaga
Pramuka yang ditandai dengan penyematan selempang bertuliskan "Bunda Siaga" sebagai bentuk apresiasi atas kepeduliannya terhadap Gerakan
Pramuka di Kota Medan. (P3)