Jakarta (buseronline.com) - Sepak bola putri Indonesia kembali mencatatkan pencapaian membanggakan di level internasional. Dalam rangkaian kunjungan kerja dan pemusatan latihan di Prancis, delegasi PSSI bersama Timnas Putri U-17 Indonesia sukses menarik perhatian para pelatih Eropa lewat penampilan impresif para pemain muda Garuda Pertiwi.
Dilansir dari laman
PSSI, kegiatan tersebut merupakan bagian dari kerja sama strategis antara
PSSI dan
French Football Federation dalam program Women Empowerment in Sports Collaboration 2026 yang kini memasuki Fase 2.
Dalam program ini, Timnas Putri U-17 Indonesia menjalani pelatihan performa tinggi di Clairefontaine National Football Centre, pusat pelatihan elite milik Prancis yang dikenal sebagai tempat pengembangan banyak pesepak bola top dunia.
Saat mengikuti sesi latihan bersama akademi
French Football Federation, empat pemain muda Indonesia dilaporkan tampil menonjol hingga mendapat pujian langsung dari para pelatih Prancis.
Mereka dinilai mampu beradaptasi dengan intensitas latihan tinggi serta tempo permainan cepat yang menjadi ciri khas sepak bola Eropa.
Penampilan tersebut menjadi sinyal positif perkembangan sepak bola putri Indonesia sekaligus membuktikan bahwa talenta muda Tanah Air memiliki kualitas untuk bersaing di level internasional.
Momentum positif itu semakin diperkuat melalui pertemuan virtual antara Ketua Umum PSSI yang juga Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir, dengan Ambassador of Sports Prancis, Damien Combredet.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak sepakat untuk memperluas kerja sama olahraga antara Indonesia dan Prancis ke berbagai cabang lain guna menghadirkan standar pelatihan serta manajemen olahraga kelas dunia di Indonesia.
Sementara itu, delegasi PSSI yang dipimpin Vivin Cahyani Sungkono selaku Anggota Komite Eksekutif sekaligus Ketua Komite Sepak Bola Perempuan PSSI juga menjalani sejumlah agenda strategis selama berada di Prancis.
Setelah mengunjungi Kedutaan Besar Republik Indonesia dan kantor pusat
French Football Federation, rombongan menutup agenda dengan kunjungan edukatif ke kantor FIFA di Paris, Rabu.
Di markas federasi sepak bola dunia tersebut, delegasi Indonesia disambut oleh sejumlah petinggi FIFA, termasuk Elkhan Mammadov dan Ada Bonilla.
Kunjungan ini dinilai memberikan dampak positif bagi para pemain muda Indonesia karena membuka wawasan mereka mengenai struktur organisasi sepak bola global, kesetaraan gender, serta visi inklusif FIFA dalam pengembangan sepak bola dunia. (R)