GPC Umumkan Perubahan Regulasi MotoGP 2026–2027, Wildcard Dihapus Mulai 2027

Heri - Minggu, 03 Mei 2026 11:40 WIB
MotoGP Spanyol 2026 di Sirkuit Jerez.

Jakarta (buseronline.com) -Grand Prix Commission (GPC) resmi mengumumkan sejumlah perubahan regulasi penting untuk musim MotoGP 2026 dan 2027.

Keputusan tersebut mencakup aspek teknis maupun olahraga dan disepakati dalam rangkaian rapat pada Maret-April 2026 sebelum diumumkan secara resmi, Kamis (30/4/2026).

GPC yang terdiri dari FIM, IRTA, MSMA, serta MotoGP SEG, juga melibatkan sejumlah pejabat teknis seperti Corrado Cecchinelli, Paul King, dan Dominique Hebrard dalam pembahasan regulasi tersebut. Salah satu keputusan paling mencolok adalah penghapusan fasilitas wildcard di kelas utama MotoGP mulai musim 2027.

Kebijakan ini berlaku untuk seluruh pabrikan tanpa pengecualian, meskipun wildcard tetap diizinkan untuk kelas Moto2 dan Moto3. Namun, GPC tidak menjelaskan secara rinci alasan di balik keputusan tersebut.

Selain itu, pada musim 2026 pembalap wildcard MotoGP juga tidak diperbolehkan menggunakan motor spesifikasi 2027 (850cc), terlepas dari status konsesi pabrikan. Dari sisi prosedur balapan, GPC mengubah aturan start ketika terjadi penundaan di grid.

Hitungan mundur menuju lap pemanasan kini akan dilanjutkan menggunakan papan 5 menit, menggantikan aturan sebelumnya yang memakai papan 3 menit. Di sisi teknis, sistem pemantauan tekanan ban di MotoGP dipastikan tetap digunakan hingga musim 2027.

Sementara itu, penggunaan monitor detak jantung resmi diperbolehkan di kelas Moto2 dan Moto3 sebagai sensor opsional. GPC juga memberikan klarifikasi tambahan terkait pengujian pembalap pasca cedera serta homologasi elektronik IMU di MotoGP.

Perubahan regulasi ini menjadi bagian dari upaya GPC dalam menyesuaikan standar keselamatan dan teknologi di ajang balap motor tertinggi dunia tersebut. (R)

Editor
: Administrator

Tag:

Berita Terkait