Jakarta (buseronline.com) - Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Dedi Prasetyo menegaskan bahwa pembinaan atlet di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia kini semakin terarah dan berkelanjutan sejak dibentuknya Komite Olahraga Polri (KOP) pada tahun 2024.
Dilansir dari laman Humas Polri, KOP diresmikan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo pada Mei 2024 sebagai wadah bagi personel Polri yang memiliki bakat dan prestasi di bidang olahraga.
Menurut Wakapolri, kehadiran KOP menjadi langkah strategis dalam menghadirkan sistem pembinaan atlet yang terstruktur sekaligus menjamin hak-hak atlet berprestasi.
"Pembentukan Komite Olahraga Polri sejak 2024 merupakan upaya menghadirkan sistem pembinaan yang terstruktur, sekaligus menjamin hak-hak atlet Polri yang berprestasi," ujar Dedi.
Implementasi kebijakan tersebut mulai menunjukkan hasil positif. Tim Taekwondo Garbha Presisi Polri berhasil meraih gelar juara umum pada ajang The 22nd WATA Open International Taekwondo Championship 2026 yang digelar di Ohama Arena Sakai, Osaka, Minggu (26/4/2026).
Dalam kejuaraan tersebut, kontingen Polri yang diperkuat 15 atlet tampil dominan sejak hari pertama hingga hari kedua. Mereka mengoleksi total 21 medali, terdiri dari 14 emas, 5 perak, dan 2 perunggu, sekaligus menempatkan Polri di puncak klasemen akhir.
Sejumlah atlet penyumbang medali emas antara lain Bripda Rizky Irma Suryani dan Bripda M Rizky Prasetya pada nomor poomsae individu, Brigadir Ihya Ainizahra, serta Bripda Gabriel Simorangkir. Pada nomor pasangan dan beregu, Polri juga mencatatkan prestasi melalui kombinasi atlet terbaiknya.
Di nomor kyorugi prestasi, medali emas turut disumbangkan oleh Bripda Dinda Putri Lestari, Bripda Nyoman Aing Keysa Nanda, Bripda Abi Nidya Ira Wati, Bripda Adrian Kaiser Hakiki, hingga Bripda Muhamad Hafidz Rifqy Al Qorny.
Sementara itu, medali perak dan perunggu juga berhasil diraih di sejumlah nomor, mempertegas dominasi Polri baik pada kategori poomsae maupun kyorugi.
Official tim taekwondo Polri, M Rustam Febrianzah mengatakan keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras, disiplin, serta persiapan matang para atlet dan tim pelatih. Ia juga mengapresiasi dukungan penuh pimpinan Polri terhadap pengembangan olahraga di lingkungan institusi.
Wakapolri turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa KOP akan terus mendorong pembinaan atlet secara berkelanjutan guna meningkatkan prestasi di tingkat internasional.
Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Polri, tetapi juga mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia serta memperkuat posisi Indonesia dalam olahraga taekwondo internasional. (R)