Jakarta (buseronline.com) - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menegaskan komitmennya dalam mempercepat pengembangan sepak bola putri nasional melalui kolaborasi strategis bersama French Football Federation dan Kedutaan Besar Prancis di Indonesia dalam program bertajuk Next Goal.
Dilansir dari laman
PSSI, program tersebut resmi diperkenalkan dalam konferensi pers yang digelar di Institut Français Indonesia, Rabu.
Melalui program ini, PSSI menghadirkan pendekatan pengembangan menyeluruh, mulai dari pembinaan usia dini hingga penguatan kapasitas kepemimpinan di sektor sepak bola putri.
Sebanyak 400 pemain putri usia 7-12 tahun terlibat dalam kegiatan Coaching Clinic-Grassroots Festival yang berlangsung di Bandung pada 11-12 April 2026. Selain itu, sebanyak 60 pelatih turut mengikuti program peningkatan kapasitas kepelatihan.
Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari sejumlah pemain nasional, di antaranya Zahra Muzdalifah, Syafia Chorlienka, Laita Roati, serta pemain Persib Bandung, Layvin Kurzawa.
Pada aspek pengembangan sumber daya manusia,
PSSI juga menggelar Garuda Academy Executive Programme: Women's Football & Sports Management Workshop pada 14 April 2026.
Kegiatan ini diikuti oleh 35 peserta perempuan dari berbagai latar belakang, seperti staf federasi, administrator klub, pengelola kompetisi, hingga profesional muda di industri olahraga.
Materi yang disampaikan mencakup berbagai aspek manajemen olahraga modern, termasuk model pengembangan sepak bola perempuan di Prancis yang terintegrasi dari tingkat grassroots hingga elite, kepemimpinan dalam organisasi olahraga, tata kelola yang transparan, serta strategi pengembangan dan administrasi kompetisi.
Sebagai tindak lanjut, sebanyak 20 pemain Timnas U-17 Putri Indonesia bersama lima pelatih dijadwalkan mengikuti pelatihan imersif di INF Clairefontaine pada 3-9 Mei 2026.
Program ini bertujuan meningkatkan kualitas teknis, pemahaman taktis, serta aspek mental melalui metodologi pelatihan yang diterapkan oleh federasi sepak bola Prancis.