Bandung (buseronline.com) - Program Women Empowerment in Football-Coaching Clinic resmi dimulai pada 11 April 2026 di Stadion Sidolig, Bandung.
Dilansir dari laman PSSI, kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program "
FFF x PSSI: Empowering the Next Generation of Women's Football" yang menjadi wujud kolaborasi antara Indonesia dan Prancis dalam mendorong kemajuan sepak bola putri.
Program ini dilatarbelakangi semangat Olimpiade Paris 2024 serta antusiasme menuju Piala Dunia FIFA 2026, sebagai bentuk komitmen kedua negara dalam membawa sepak bola putri Indonesia ke panggung global.
Baca Juga: PSSI Gelar Program Coach Educator Development untuk Tingkatkan Kualitas Pelatih
Dalam pelaksanaannya, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) bekerja sama dengan Fédération Française de Football (FFF) serta Kedutaan Besar Prancis di Indonesia. Program ini berfokus pada peningkatan kualitas pembinaan sepak bola putri, baik dari sisi teknis maupun non-teknis.
Sebagai bagian dari peluncuran, sekitar 400 pesepak bola putri usia 7-12 tahun turut ambil bagian dalam Grassroots Festival. Kegiatan ini menjadi sarana pembinaan usia dini sekaligus menumbuhkan minat sepak bola di kalangan perempuan.
Sejumlah pemain nasional turut hadir memberikan motivasi, di antaranya Zahra Muzdalifah, Syafia Chorlienka, Laita Roati, serta pemain Persib Bandung, Layvin Kurzawa.
Selain festival, program ini juga mencakup pemusatan latihan bagi 19 pemain Timnas U-17 Putri yang akan mendapatkan pembinaan langsung dari pelatih asal Prancis.
Tak hanya itu, sebanyak 60 pelatih perempuan mengikuti program peningkatan kapasitas. Lima pelatih terbaik nantinya akan mendapatkan kesempatan melanjutkan pelatihan di Prancis bersama instruktur akademi, Jean-Claude Lafargue dan Ludovic Debru.
Program Next Goal juga menghadirkan pelatihan Manajemen dan Hukum Olahraga yang diikuti 25 peserta perempuan di Jakarta. Kegiatan ini difokuskan pada penguatan kepemimpinan, manajemen, administrasi, serta tata kelola sepak bola putri secara profesional.
Anggota Komite Eksekutif PSSI, Vivin Cahyani, menyebut kolaborasi ini sebagai langkah penting dalam pengembangan sepak bola putri Indonesia.
"Ini merupakan kolaborasi antara PSSI, Federasi Sepak Bola Prancis, dan Kedutaan Besar Prancis di Indonesia. Kami bersyukur dan bangga karena inisiatif ini menjadi bagian dari kerja sama antara pemerintah Indonesia dan Prancis melalui sepak bola," ujar Vivin.
Ia berharap para pemain dan pelatih putri semakin percaya diri untuk berkembang dan mampu bersaing di level dunia bersama Garuda Pertiwi.