Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Bayern Munich Ditahan Leverkusen 1-1, Die Roten Akhiri Laga dengan Sembilan Pemain

Nicolas Simanjuntak - Senin, 16 Maret 2026 06:00 WIB

Warning: getimagesize(https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2026/03/IMG-20260315-WA0030.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Bayern Muenchen dipaksa bermain dengan 9 orang saat ditahan imbang Bayer Leverkusen 1-1.
BayArena (buseronline.com) - Pemuncak klasemen Bundesliga, Bayern Munich, harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang 1-1 oleh Bayer Leverkusen dalam pertandingan yang berlangsung di BayArena.Laga berjalan dramatis karena Bayern harus menyelesaikan pertandingan dengan sembilan pemain setelah dua kartu merah. Hasil imbang ini membuat keunggulan Bayern di puncak klasemen sedikit terpangkas menjadi sembilan poin.Selain itu, Die Roten juga memperpanjang catatan kurang baik saat bertandang ke markas Leverkusen karena gagal meraih kemenangan dalam empat kunjungan liga terakhir. Leverkusen memulai pertandingan dengan intensitas tinggi dan langsung membuka keunggulan saat laga baru berjalan enam menit.Serangan balik yang diawali Montrell Culbreath berujung pada tembakan Aleix Garcia. Bola yang tampak tidak terlalu berbahaya justru membentur bek Bayern, Jonathan Tah, sehingga arahnya berubah dan mengecoh kiper Sven Ulreich sebelum masuk ke gawang.Situasi semakin sulit bagi Bayern setelah Nicolas Jackson menerima kartu merah langsung akibat pelanggaran keras terhadap Martin Terrier. Insiden tersebut membuat Bayern harus bermain dengan 10 pemain dan memaksa Terrier ditarik keluar pada jeda pertandingan.Memasuki babak kedua, Bayern berusaha bangkit. Luis Diaz sempat mendapatkan peluang emas untuk menyamakan kedudukan, namun terpeleset di momen krusial.Di sisi lain, Leverkusen hampir menggandakan keunggulan melalui peluang Malik Tillman dan Patrik Schick, tetapi Ulreich tampil gemilang di bawah mistar.Drama berlanjut ketika Harry Kane mencetak gol hanya semenit setelah masuk sebagai pemain pengganti. Namun, gol tersebut dianulir wasit karena terjadi handball dalam proses terjadinya gol.Bayern akhirnya mampu menyamakan skor pada menit ke-69. Kesalahan umpan Robert Andrich berhasil direbut Michael Olise, yang kemudian memberikan bola kepada Diaz untuk diselesaikan menjadi gol penyeimbang.Namun, kegembiraan Bayern tidak bertahan lama. Diaz menerima kartu kuning kedua pada menit-menit akhir karena dianggap melakukan simulation. Akibatnya, Bayern harus bermain dengan sembilan pemain hingga laga berakhir.Ini merupakan pertama kalinya Bayern menerima dua kartu merah dalam satu pertandingan Bundesliga sejak April 2001. Meski kalah jumlah pemain, Bayern tetap mampu menahan tekanan tuan rumah setelah gol telat Jonas Hofmann dianulir VAR karena offside tipis.Skor 1-1 pun bertahan hingga peluit akhir. Hasil ini memperpanjang rekor tak terkalahkan Bayern dalam 22 laga tandang Bundesliga, sementara Leverkusen masih tertahan dua poin di luar posisi empat besar klasemen. (R)

Editor
: Nicolas Simanjuntak
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Olahraga

Piala Presiden 2026 Resmi Diluncurkan, Delapan Klub Siap Ramaikan Turnamen Pramusim

Olahraga

Ratusan Atlet Pelajar Ramaikan O2SN SMA/SMK Tingkat Jawa Barat 2026

Olahraga

Bandung Jadi Tuan Rumah Seri IV Kejuaraan PBTI, 1.700 Atlet dari 18 Provinsi Bertanding

Olahraga

Prabowo: Kerja Sama Ekonomi Tetap Jadi Pilar Utama Hubungan Indonesia-Singapura

Olahraga

Bupati Taput Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan Melalui Maklumat Pelayanan Sekolah

Olahraga

Bupati Taput Usulkan Huntara Adiankoting Jadi Hunian Tetap dalam Evaluasi BSRR