Lisbon (buseronline.com) - Real Madrid meraih kemenangan penting saat bertandang ke markas Benfica pada leg pertama play-off Liga Champions 2025/2026, Rabu dini hari WIB.Bermain di Estadio da Luz, Los Blancos menang tipis 1-0 dalam pertandingan yang berlangsung sengit dan diwarnai ketegangan hingga dugaan insiden rasisme.Sejak awal laga, Madrid tampil lebih dominan. Pasukan asuhan Arbeloa mengontrol penguasaan bola dan lebih agresif dalam membangun serangan.Meski babak pertama berakhir tanpa gol, Madrid mencatat expected goals (xG) sebesar 0,9, jauh mengungguli Benfica yang hanya membukukan 0,16. Sejumlah peluang emas tercipta.Upaya Kylian Mbappe dan Arda Güler masih mampu digagalkan kiper Benfica, Anatoliy Trubin. Sementara itu, tembakan Vinícius Junior sempat mengancam, namun belum menemui sasaran.Gol yang dinanti akhirnya lahir lima menit setelah jeda. Vinicius sukses memanfaatkan celah sempit di sisi kiri pertahanan Benfica dan melepaskan tembakan tajam yang tak mampu dibendung Trubin.Gol pada menit ke-50 itu sekaligus memecah kebuntuan dan menjadi satu-satunya gol dalam pertandingan. Selebrasi Vinicius memicu ketegangan antarpemain.Situasi semakin panas ketika sang winger melaporkan kepada wasit dugaan ujaran rasisme yang dilakukan pemain Benfica, Gianluca Prestianni.Wasit sempat menghentikan pertandingan untuk meredakan situasi sebelum laga dilanjutkan. Memasuki menit ke-85, atmosfer kembali memanas.Pelatih Benfica, Jose Mourinho, menerima kartu merah setelah melakukan protes keras dan harus meninggalkan area teknis lebih awal.Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 untuk Madrid tetap bertahan. Hasil ini menjadi modal berharga bagi Los Blancos.Pada leg kedua yang akan digelar di kandang sendiri, Madrid hanya membutuhkan hasil imbang untuk memastikan tiket ke babak 16 besar Liga Champions musim ini. (R)
Editor
: Nicolas Simanjuntak