Riyadh (buseronline.com) - Kejutan besar tersaji pada pekan ke-18 Saudi Pro League musim 2025/2026. Pemuncak klasemen sekaligus juara bertahan, Al-Hilal, gagal melanjutkan tren kemenangan setelah ditahan imbang tim papan bawah Al Riyadh dengan skor 1-1 di Prince Turki bin Abdul Aziz Stadium, Riyadh, Minggu (25/1/2026).
Hasil ini sekaligus menghentikan rekor impresif Al-Hilal yang sebelumnya mencatatkan 13 kemenangan beruntun di kompetisi liga. Meski tampil dominan sepanjang pertandingan, pasukan Simone Inzaghi harus puas membawa pulang satu poin dari markas Al Riyadh yang tampil disiplin dan penuh determinasi.
Sejak awal laga, Al-Hilal langsung menguasai permainan dengan tempo tinggi. Mengandalkan trio penyerang Darwin Nunez, Marcos Leonardo, dan Malcom, The Blue Waves terus menekan pertahanan tuan rumah.
Dominasi tersebut akhirnya berbuah gol pada menit ke-26. Berawal dari umpan terukur Darwin Nunez, Marcos Leonardo berhasil lolos dari jebakan offside sebelum menaklukkan kiper Al Riyadh, Milan Borjan. Al-Hilal unggul 1-0.
Tertinggal satu gol, Al Riyadh tidak serta-merta menyerah. Tim tuan rumah yang tengah berjuang menjauh dari zona degradasi mulai berani keluar menyerang di babak kedua. Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-58.
Ibrahim Bayesh sukses menyamakan kedudukan setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang Al-Hilal usai sepak pojok yang dieksekusi Toze. Skor berubah menjadi 1-1 dan membakar semangat para pendukung tuan rumah.
Gol balasan tersebut memaksa Al-Hilal meningkatkan intensitas serangan. Salem Al-Dawsari sempat memperoleh peluang emas untuk membawa timnya kembali unggul, namun sepakan kerasnya hanya membentur tiang gawang. Al-Hilal terus menggempur pertahanan Al Riyadh hingga menit-menit akhir pertandingan.
Drama terjadi di masa injury time ketika bek Al Riyadh, Marzouq Tambakti, menerima kartu kuning kedua dan harus meninggalkan lapangan. Bermain dengan 10 orang, Al Riyadh bertahan mati-matian.
Sayangnya bagi Al-Hilal, waktu yang tersisa tidak cukup untuk memanfaatkan keunggulan jumlah pemain, hingga laga berakhir dengan skor imbang 1-1.
Secara taktik, Simone Inzaghi kembali menurunkan formasi andalannya 3-5-2 dengan Sergej Milinkovic-Savic sebagai motor di lini tengah. Al-Hilal tampil dominan dengan penguasaan bola mencapai 65 persen dan mencatatkan 13 percobaan tembakan. Namun, efektivitas menjadi masalah utama, tercermin dari nilai expected goals (xG) yang hanya mencapai 1,67.
Di sisi lain, Al Riyadh menerapkan strategi pragmatis dengan formasi 5-4-1 dan blok pertahanan rendah. Kiper Milan Borjan tampil gemilang dengan sejumlah penyelamatan krusial, sementara skema serangan balik serta pemanfaatan bola mati terbukti efektif meredam agresivitas Al-Hilal.
Hasil imbang ini membuat Al-Hilal tetap bertahan di puncak klasemen Saudi Pro League dengan koleksi 45 poin. Namun, jarak mereka dengan pesaing terdekat, Al-Nassr, berpotensi terpangkas.
Sementara bagi Al Riyadh, satu poin ini sangat berharga untuk menjaga peluang keluar dari zona degradasi, dengan raihan 11 poin dan menempati peringkat ke-16 klasemen sementara. (R)