Rabat (buseronline.com) - Tim Nasional Kamerun memastikan satu tempat di babak perempat final Piala Afrika 2026 usai menundukkan perlawanan sengit Afrika Selatan dengan skor tipis 2-1 dalam laga yang digelar di Stadion Rabat, Maroko, Senin (5/1/2026) dini hari WIB.
Kemenangan tersebut kembali menegaskan reputasi Kamerun sebagai salah satu kekuatan tradisional sepak bola Afrika. Meski sempat tertekan, Indomitable Lions mampu menunjukkan kematangan permainan dan mental juara untuk mengunci tiket delapan besar.
Sejak menit awal pertandingan, kedua tim langsung bermain agresif. Afrika Selatan tampil lebih dominan dan berani menekan pertahanan Kamerun. Peluang emas nyaris membawa Bafana Bafana unggul cepat pada menit ketujuh melalui Relebohile Mofokeng. Namun, dalam situasi satu lawan satu dengan kiper Kamerun Devis Epassy, sepakan Mofokeng justru melambung di atas mistar gawang.
Tekanan Afrika Selatan berlanjut. Beberapa menit berselang, Lyle Foster sempat menjebol gawang Kamerun, tetapi gol tersebut dianulir wasit karena posisi offside.
Meski berada di bawah tekanan, Kamerun tampil lebih efektif. Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-34. Tendangan Carlos Baleba yang membentur tubuh Samuel Kotto membuat bola liar mengarah ke Junior Tchamadeu. Tanpa ragu, Tchamadeu melepaskan tembakan yang bersarang di gawang Afrika Selatan. Gol tersebut sempat ditinjau melalui Video Assistant Referee (VAR) sebelum akhirnya disahkan. Kamerun unggul 1-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Kamerun langsung meningkatkan intensitas serangan. Hanya dua menit setelah kick-off, Christian Kofane sukses menggandakan keunggulan. Memanfaatkan umpan silang akurat dari Aboubakar Nagida, Kofane menyundul bola dengan keras dan tak mampu dibendung penjaga gawang Afrika Selatan.
Tertinggal dua gol, Afrika Selatan tidak menyerah begitu saja. Mereka terus menggempur pertahanan Kamerun melalui aksi Samukelo Kabini serta tendangan bebas Teboho Mokoena. Namun, solidnya lini belakang Kamerun membuat sejumlah peluang tersebut gagal berbuah gol.
Gol balasan Afrika Selatan baru tercipta pada menit ke-88. Pemain pengganti Evidence Makgopa berhasil memanfaatkan umpan Aubrey Modiba di depan gawang dan memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1.
Sayangnya, waktu yang tersisa tidak cukup bagi Bafana Bafana untuk mengejar gol penyeimbang. Kamerun mampu menjaga keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan wasit.
Hasil ini memiliki arti penting bagi Kamerun. Mereka kini menyamai rekor Nigeria dan Pantai Gading sebagai tim yang paling sering mencapai perempat final Piala Afrika, yakni sebanyak 11 kali. Selain itu, Indomitable Lions juga memperpanjang catatan impresif dengan tidak terkalahkan dalam sembilan pertandingan Piala Afrika ketika berhasil mencetak gol pembuka.
Sebaliknya, kekalahan ini menjadi catatan pahit bagi Afrika Selatan. Hasil tersebut menandai kekalahan ketiga mereka di fase gugur Piala Afrika sepanjang abad ke-21.
Di babak perempat final, Kamerun telah ditunggu tantangan berat. Mereka dijadwalkan menghadapi tuan rumah Maroko dalam laga yang diprediksi bakal berlangsung sengit dan disebut-sebut sebagai “final kepagian” turnamen ini. (R)