Astana (buseronline.com) - Klub Liga Yunani, Olympiakos, akhirnya memetik kemenangan perdana mereka di fase grup Liga Champions musim ini setelah menaklukkan tuan rumah Kairat Almaty dengan skor tipis 1-0 di Astana Arena, Selasa malam WIB.Sebelum pertandingan ini, Thrylos berada dalam tren negatif dengan dua hasil imbang dan tiga kekalahan dari lima laga pembuka. Namun, mereka berhasil memutus catatan buruk tersebut berkat gol tunggal Gelson Martins pada menit ke-73.Tembakan keras sang winger tak mampu dibendung kiper Kairat, Temirlan Anarbekov, yang sebelumnya tampil luar biasa menjaga gawangnya. Sepanjang pertandingan, Olympiakos sebenarnya memiliki banyak peluang untuk menang dengan margin lebih besar.El Kaabi dan Francisco Chiquinho dibuat frustrasi oleh aksi gemilang Anarbekov yang mencatatkan setidaknya tiga penyelamatan krusial.Setelah kebobolan pun, kiper Kairat masih menggagalkan sejumlah kesempatan, termasuk tendangan Mehdi Taremi yang membentur tiang dan upaya El Kaabi yang mengenai mistar.Kemenangan ini menandai berakhirnya rentetan 12 kekalahan tandang beruntun Olympiakos di kompetisi elite Eropa tersebut. Dengan tambahan tiga poin, mereka kini mengoleksi lima poin di klasemen sementara.Untuk menjaga peluang lolos ke babak play-off, Olympiakos harus mengincar total 11 poin, angka yang musim lalu menjadi batas aman bagi Club Brugge.Artinya, dalam dua laga tersisa, mereka wajib meraih kemenangan atas Bayer Leverkusen di kandang pada 20 Januari dan menghadapi Ajax di Amsterdam pada 28 Januari.Di sisi lain, Kairat Almaty yang menempuh delapan pertandingan kualifikasi untuk mencapai fase grup, termasuk kemenangan adu penalti atas Celtic, kembali gagal memetik hasil positif.Dengan hanya satu poin dari enam laga, mereka juga mencatatkan rekor negatif sebagai tim pertama sejak FC VSS Kosice pada musim 1997-98 yang tak mampu mencetak gol dalam tiga laga kandang awal Liga Champions.Kairat akan menutup fase grup dengan menjamu Club Brugge pada 20 Januari sebelum bertandang ke markas Arsenal pada 28 Januari. (R)
Editor
: Nicolas Simanjuntak