Padang (buseronline.com) - Tren buruk Semen Padang belum juga berakhir. Bermain di hadapan pendukung sendiri, Kabau Sirah kembali gagal meraih poin setelah kalah 0-1 dari Bhayangkara FC pada laga pekan kesembilan Super League 2025/2026, Senin sore di Stadion Haji Agus Salim, Padang.Sejak menit awal, Semen Padang tampil cukup dominan dengan permainan cepat dari lini tengah. Beberapa peluang sempat tercipta, salah satunya melalui sepakan Alhassan Wakaso, namun bola masih melayang di atas mistar.Pergerakan Leo Guntara di sisi sayap juga kerap merepotkan pertahanan Bhayangkara, meski belum mampu berbuah gol.Namun, justru Bhayangkara FC yang sukses mencuri keunggulan lebih dulu. Pada menit ke-38, blunder antara kiper dan bek Rui Rampa membuat wasit menunjuk titik putih setelah terjadi pelanggaran di dalam kotak penalti.Eksekutor Rizki Fauzi tak menyia-nyiakan kesempatan dan membawa Bhayangkara unggul 1-0 hingga turun minum.Memasuki babak kedua, Semen Padang berusaha bangkit dengan melakukan sejumlah pergantian pemain.Felipe Chaby digantikan Pedro Matos, sementara Armando Oropoa ditarik keluar dan digantikan Umanailo. Meski demikian, perubahan tersebut belum mampu mengubah situasi di lapangan.Sebaliknya, Bhayangkara FC tampil lebih percaya diri dan beberapa kali menciptakan peluang berbahaya. Di sisi lain, Semen Padang mulai kehilangan konsentrasi.Beberapa pemain seperti Rui Rampa, Zidane, dan Leo Guntara diganjar kartu kuning akibat pelanggaran keras.Hingga peluit panjang dibunyikan wasit, skor 0-1 untuk keunggulan Bhayangkara FC tidak berubah.Kekalahan ini memperpanjang catatan negatif Semen Padang yang kini telah menelan lima kekalahan beruntun.Tim kebanggaan Ranah Minang itu semakin terpuruk di dasar klasemen sementara dengan hanya mengoleksi empat poin.Hasil ini menjadi sinyal bahaya bagi Kabau Sirah yang harus segera berbenah agar tidak semakin tenggelam di papan bawah klasemen Super League musim ini. (R)
Editor
: Nicolas Simanjuntak