Varazdin (buseronline.com) - Timnas Kroasia semakin kokoh di puncak klasemen Grup L Kualifikasi Piala Dunia 2026 setelah meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas timnas Gibraltar di Stadion Varteks, Varazdin, Senin dini hari WIB.Pelatih Zlatko Dalic melakukan banyak perubahan dari tim yang sebelumnya bermain imbang 0-0 dengan Republik Ceko, Kamis (9/10/2025). Sebelas pemain dirotasi, dengan Mateo Kovacic kembali tampil untuk pertama kalinya dalam lima bulan setelah pulih dari cedera dan dipercaya mengenakan ban kapten.Sejak menit awal, Kroasia tampil dominan dalam penguasaan bola dan terus menekan pertahanan Gibraltar. Duet Lovro Majer dan Marco Pasalic menjadi kreator utama dalam membangun serangan Vatreni.Gol pembuka akhirnya tercipta pada menit ke-30. Pasalic mengirimkan umpan silang dari sisi kanan dan Toni Fruk, mantan rekan setimnya di Rijeka, sukses menyundul bola ke gawang untuk membawa Kroasia unggul 1-0.Kroasia sempat memiliki peluang emas untuk menggandakan keunggulan di babak kedua setelah mendapat hadiah penalti pada menit ke-55. Namun, tendangan Majer berhasil ditepis dengan baik oleh kiper Gibraltar, Jaylan Hankins.Dalic kemudian memasukkan beberapa pemain andalannya seperti Luka Modric, Josko Gvardiol, Ivan Perisic, dan Andrej Kramaric untuk menambah daya gedor tim.Perubahan tersebut membuahkan hasil pada menit ke-77 saat Luka Sucic mencetak gol kedua setelah memanfaatkan bola muntah hasil sundulan Majer yang sempat diblok bek Gibraltar.Kemenangan Kroasia dipastikan di masa injury time. Tepatnya pada menit ke-90+6, bek Martin Erlic mencatatkan namanya di papan skor lewat sundulan memanfaatkan sepak pojok, menutup pertandingan dengan skor 3-0.Dengan hasil ini, Kroasia mengoleksi 16 poin dengan selisih gol +19, memperkuat posisi mereka di puncak klasemen Grup L. Kans Kroasia untuk lolos otomatis ke Piala Dunia 2026 kini hampir pasti.Agar pasukan Dalic gagal melaju, mereka harus kalah di dua laga tersisa melawan Kepulauan Faroe dan Montenegro, sementara Republik Ceko wajib menang atas Gibraltar sekaligus membalikkan defisit 15 gol, skenario yang nyaris mustahil terjadi. (R)
Editor
: Nicolas Simanjuntak