Deliserdang (buseronline.com) - Harapan Timnas Indonesia U-17 untuk menutup Piala Kemerdekaan 2025 dengan manis pupus di laga terakhir. Garuda Muda harus mengakui keunggulan Mali U-17 dengan skor tipis 1-2 dalam pertandingan pamungkas di Stadion Utama Sumatera Utara, Senin malam.Kemenangan ini memastikan Mali keluar sebagai juara turnamen dengan catatan sempurna, mengoleksi 9 poin dari tiga laga. Indonesia harus puas di posisi runner-up dengan 4 poin, sedangkan Tajikistan dan Uzbekistan sama-sama menutup turnamen dengan 2 poin.Sejak peluit awal, Mali tampil agresif dan mendominasi permainan. Gol pertama hadir pada menit ke-22 lewat sundulan Zoumano Ballo yang memanfaatkan umpan silang matang dari sisi kanan. Keunggulan Mali bertambah pada menit ke-33 melalui sepakan keras Seydou Dembele. Indonesia sempat membalas pada menit ke-37 setelah Fadly Alberto Hengga berhasil menyambar lemparan jauh Fabio Azkairawan. Namun, hingga wasit meniup peluit panjang, skor 1-2 tetap bertahan.Meski gagal menjadi juara, Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto, tetap memberikan apresiasi kepada perjuangan para pemainnya.“Banyak pelajaran berharga yang kami dapat dari turnamen ini. Hasil ini akan jadi bekal positif menuju Piala Dunia U-17,” ujarnya usai pertandingan. Nova juga menegaskan bahwa skuad Garuda Muda akan menjalani pemusatan latihan di Bulgaria pada awal September mendatang sebagai persiapan lanjutan.Turnamen ini juga menghadirkan sejumlah penghargaan individu. Dafa El Gasemi, kiper Timnas Indonesia U-17, dinobatkan sebagai Kiper Terbaik. Sementara itu, penyerang Mali Raymond Bomba meraih gelar Top Skor, dan gelar Pemain Terbaik jatuh kepada Tiemoko Berthe dari Mali.Acara penutupan berlangsung meriah dengan kehadiran sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua Umum PSSI Erick Thohir, Exco PSSI Arya Sinulingga, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, Wali Kota Medan Rico Waas, Bupati Deliserdang Asri Ludin Tambunan, serta tamu undangan lainnya.Dengan hasil ini, Mali resmi mengangkat trofi Piala Kemerdekaan 2025, sementara Garuda Muda pulang dengan predikat runner-up serta motivasi besar menatap tantangan internasional selanjutnya. (R)
Editor
: Nicolas Simanjuntak