Polandia (buseronline.com) - Paris Saint-Germain (PSG) meraih gelar Piala Super Eropa 2025 usai menaklukkan Tottenham Hotspur melalui drama adu penalti di Stadion Nasional Warsawa, Kamis (14/8/2025) malam. Pertandingan yang berakhir 2-2 selama 120 menit itu berlanjut ke babak tos-tosan, di mana PSG menang 4-3 dan mengangkat trofi bergengsi tersebut.Laga ini menjadi sorotan publik bukan hanya karena ketegangan yang tercipta, tetapi juga karena debut penuh drama kiper muda PSG, Lucas Chevalier. Rekrutan anyar berusia 22 tahun yang didatangkan dari Lille itu dipercaya pelatih Luis Enrique mengawal gawang Les Parisiens menggantikan Gianluigi Donnarumma yang absen.Kepercayaan besar itu sempat menjadi bumerang. Chevalier melakukan dua kesalahan krusial yang berujung gol Tottenham. Gol pertama datang pada menit ke-39 melalui Micky van de Ven, setelah Chevalier gagal mengantisipasi bola pantul meski sebelumnya melakukan penyelamatan gemilang dari sepakan Joao Palhinha.Gol kedua Spurs terjadi akibat kurang sigapnya Chevalier saat menghadapi situasi bola mati. Tendangan bebas Pedro Porro membuat posisi sang kiper terganggu, sehingga Cuti Romero leluasa menanduk bola ke gawang PSG.Meski sempat menjadi pesakitan, Chevalier membuktikan ketangguhan mentalnya di babak adu penalti. Penjaga gawang kelahiran 2003 itu sukses menepis dua eksekusi Tottenham, masing-masing dari Mathys Tel dan Micky van de Ven. Aksi heroiknya mengantarkan PSG menang 5-4 dalam adu penalti sekaligus mengamankan gelar ketiga mereka musim ini, setelah Ligue 1 dan Liga Champions.“Kemampuan Chevalier untuk bangkit dari kesalahan adalah bukti karakternya. Dia layak mendapat pujian,” ujar Luis Enrique usai laga.Transformasi performa Chevalier dari yang semula penuh blunder menjadi penentu kemenangan membuatnya menjadi bahan pembicaraan hangat di media. Debut yang sempat mengarah ke mimpi buruk akhirnya berakhir manis dengan trofi Piala Super Eropa dan pujian dari rekan setim serta pendukung PSG.Dengan kemenangan ini, PSG kian mantap mempertahankan dominasinya di kancah sepak bola Eropa, sementara bagi Lucas Chevalier, laga di Warsawa akan selalu menjadi momen yang tak terlupakan. (R)
Editor
: Nicolas Simanjuntak