Charlotte (buseronline.com) - Fluminense menciptakan kejutan besar di babak 16 besar Piala Dunia Antarklub 2025 usai menundukkan raksasa Italia, Inter Milan, dengan skor 2-0. Pertandingan yang digelar di Charlotte, Amerika Serikat, Selasa pukul 02.00 WIB itu menjadi panggung gemilang bagi tim asal Brasil tersebut untuk melangkah ke perempat final.Fluminense tampil efektif sejak awal pertandingan. Baru berjalan tiga menit, German Cano membuka keunggulan lewat sundulan tajam memanfaatkan umpan silang Arias. Bola sempat mengenai bek Inter sebelum masuk ke gawang, membuat skor berubah 1-0.Inter yang diunggulkan di atas kertas langsung berusaha membalas. Peluang emas didapat Dimarco pada menit ke-12 dan 19, namun kiper Fluminense, Fabio, tampil gemilang dengan menepis kedua peluang tersebut. Meski mendominasi penguasaan bola, Inter kesulitan menembus pertahanan solid lawan.Fluminense sempat mencetak gol kedua lewat Ignacio pada menit ke-40, namun dianulir karena offside. Babak pertama ditutup dengan keunggulan 1-0 untuk Fluminense, di tengah tensi tinggi yang bahkan memunculkan kartu kuning untuk pelatih Fluminense akibat insiden dengan Mkhitaryan.Di babak kedua, Inter meningkatkan intensitas serangan. Peluang kembali hadir lewat Dumfries, De Vrij, dan Martinez, namun belum membuahkan hasil. Fabio kembali menjadi pahlawan dengan beberapa penyelamatan penting, termasuk menepis tendangan Martinez dari jarak dekat di menit ke-80.Bahkan sepakan sang kapten sempat membentur mistar gawang dua menit berselang. Fluminense yang tetap disiplin dalam bertahan akhirnya memastikan kemenangan di masa injury time. Pemain pengganti Hercules mencetak gol spektakuler di menit ke-90+3 lewat tendangan keras dari luar kotak penalti yang mengarah ke pojok bawah gawang.Skor 2-0 bertahan hingga peluit panjang berbunyi. Kemenangan ini membawa Fluminense melaju ke perempat final, mengikuti jejak Palmeiras sebagai wakil Brasil yang sukses melaju dari babak 16 besar. Sementara itu, Inter Milan harus pulang lebih awal dari turnamen yang mereka ikuti sebagai salah satu favorit juara. (R)
Editor
: Nicolas Simanjuntak