Miami (buseronline.com) - Bayern Munchen kembali meraih hasil positif di ajang Piala Dunia Antarklub 2025. Menghadapi Boca Juniors dalam laga kedua Grup C yang berlangsung di Hard Rock Stadium, Sabtu m pagi WIB, Die Roten menang tipis 2-1 lewat pertandingan yang berlangsung ketat hingga menit akhir.Bayern sebenarnya sempat merayakan gol cepat di menit ke-8 ketika Michael Olise mencetak gol langsung dari sepak pojok. Namun, selebrasi itu sirna setelah VAR menganulir gol akibat pelanggaran dalam proses terjadinya.Tim asuhan Vincent Kompany tak perlu menunggu lama untuk benar-benar membuka keunggulan. Pada menit ke-18, Harry Kane memanfaatkan bola muntah di kotak penalti dan melepaskan tembakan mendatar yang tak mampu dihentikan kiper Boca, Agustin Marchesin.Boca mencoba merespons lewat permainan menyerang. Kevin Zenon hampir menyamakan kedudukan di menit ke-33, namun peluangnya digagalkan penyelamatan gemilang dari Manuel Neuer. Babak pertama pun ditutup dengan skor 1-0 untuk keunggulan Bayern.Di babak kedua, Bayern sempat menciptakan sejumlah peluang emas melalui kombinasi Kane dan Olise, namun rapatnya lini belakang Boca menghalau ancaman tersebut.Justru Boca yang berhasil mencetak gol penyama di menit ke-66 melalui aksi individu Miguel Merentiel yang mengecoh pemain belakang Bayern dan menaklukkan Neuer lewat sepakan ke sisi kiri gawang.Pertandingan makin sengit di sisa waktu. Ketika laga tampak akan berakhir imbang, Michael Olise tampil sebagai pahlawan. Winger asal Prancis itu mencetak gol kemenangan pada menit ke-84 setelah menerima umpan terukur dari Kane dan melepaskan tembakan mendatar ke tiang jauh gawang Boca.Bayern sempat mencetak gol ketiga di menit ke-88 melalui Konrad Laimer, namun kembali dianulir karena offside. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-1 tetap bertahan untuk kemenangan Bayern.Dengan hasil ini, Bayern Munchen kokoh di puncak klasemen Grup C dengan enam poin dari dua laga. Sementara Boca Juniors tertahan di peringkat ketiga dengan satu poin, dan harus meraih kemenangan di laga terakhir jika ingin menjaga peluang lolos ke fase gugur. (R)
Editor
: Nicolas Simanjuntak