Jakarta (buseronline.com) - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menyambut positif keputusan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) yang resmi menunjuk Qatar dan Arab Saudi sebagai tuan rumah putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia yang akan digelar pada 8-14 Oktober mendatang.Ketua Umum PSSI, Erick Thohir dalam pernyataannya di Jakarta, menyampaikan apresiasinya atas keputusan tersebut, sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan sportivitas pertandingan di fase krusial ini.“Kami menghormati dan menyambut baik keputusan AFC. Qatar dan Arab Saudi memang memiliki infrastruktur sepak bola kelas dunia, dan hal ini tentu akan menghadirkan atmosfer kompetisi yang luar biasa. Namun, saya juga meminta agar AFC dan kedua tuan rumah menjaga semua laga di babak empat ini berjalan secara fair dan sportif,” ujar Erick.Erick menegaskan bahwa PSSI terus bekerja keras mempersiapkan Timnas Indonesia dari semua aspek teknis, taktik, hingga mental untuk menghadapi tantangan besar di fase ini.“Ini adalah fase yang sangat penting dalam sejarah sepak bola Indonesia. Kami akan berusaha mempersiapkan tim sebaik mungkin dengan dukungan penuh dari semua pihak. Kami percaya bahwa pertandingan akan berlangsung secara profesional dan menjunjung tinggi semangat sportivitas,” tambahnya.Erick juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk terus memberikan dukungan dan doa kepada Timnas Garuda.“Tidak peduli di mana kita bermain, semangat juang Garuda akan selalu dibawa ke lapangan. Kami ingin mengukir sejarah, dan itu dimulai dari kerja keras sejak hari ini,” tutupnya.Sementara itu, pengundian pembagian grup babak keempat akan dilaksanakan pada 17 Juli mendatang.Berdasarkan peringkat FIFA per 3 April 2025, pot 1 diperkirakan akan ditempati oleh Qatar dan Arab Saudi sebagai tim dengan peringkat tertinggi.Pot 2 kemungkinan diisi Irak dan Uni Emirat Arab, sementara Indonesia dan Oman akan berada di pot 3. Namun, pembaruan ranking FIFA yang dijadwalkan pada 10 Juli bisa mempengaruhi komposisi pot tersebut. (R)
Editor
: Nicolas Simanjuntak