Genova (buseronline.com) - Masa kelam tengah menyelimuti Sampdoria. Klub asal Genova itu dipastikan terdegradasi ke Serie C untuk musim 2025/2026, menandai posisi terendah mereka dalam 78 tahun terakhir.Kepastian ini datang setelah Sampdoria hanya bermain imbang 0-0 saat bertandang ke markas Juve Stabia di Stadio Romeo Menti, Rabu dini hari WIB, pada pekan terakhir Serie B musim ini.Hasil tersebut membuat Il Samp hanya mengoleksi 41 poin dan finis di peringkat ke-18 klasemen akhir. Nasib tragis Sampdoria diperparah oleh hasil pertandingan lain.Salernitana berhasil menang 2-0 atas Cittadella dan Frosinone mengalahkan Sassuolo 1-0. Dengan hasil ini, Salernitana naik ke posisi ke-17 dengan 42 poin, sementara Frosinone mengamankan posisi ke-16 dengan 43 poin.Keduanya masih harus menjalani laga play-out degradasi, tetapi posisi mereka tetap lebih baik dibanding Sampdoria yang harus langsung terjun ke Serie C.Ini menjadi kemunduran besar bagi Sampdoria yang memiliki sejarah kuat dalam sepakbola Italia. Mereka pernah menjuarai Serie A pada musim 1990/1991 dan menjadi runner-up Liga Champions 1991/1992.Namun, performa klub terus menurun sejak terdegradasi dari Serie A pada musim 2022/2023. Meskipun sempat tampil di fase play-off promosi musim lalu, upaya mereka gagal membuahkan hasil.Kini, Sampdoria menghadapi tantangan berat untuk bangkit dari keterpurukan. Degradasi ke Serie C menjadi momen refleksi besar bagi manajemen dan seluruh elemen klub untuk menyusun langkah menuju kebangkitan. (R)
Editor
: Nicolas Simanjuntak