Roma (buseronline.com) - Lazio melanjutkan tren positif di Serie A 2026/2027 setelah meraih kemenangan 2-1 atas Parma pada pekan kedelapan di Stadio Olimpico, pada 25 Oktober 2026 dini hari WIB. Tambahan tiga poin membuat Biancocelesti semakin kokoh di puncak klasemen sementara.
Dua gol kemenangan
Lazio tercipta pada babak kedua melalui Kenneth Taylor dan gol bunuh diri Diego Carlos. Sementara itu,
Parma hanya mampu membalas satu gol lewat Simone Lontani pada penghujung pertandingan.
Lazio sebenarnya sempat membuka keunggulan pada menit ke-41 melalui Gustav Isaksen. Namun, gol tersebut dianulir setelah wasit melakukan tinjauan Video Assistant Referee (VAR) dan menyatakan Isaksen berada dalam posisi offside.
Memasuki babak kedua,
Lazio tampil lebih agresif untuk menekan pertahanan
Parma. Usaha tuan rumah membuahkan hasil pada menit ke-50 ketika Kenneth Taylor melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang tidak mampu dihalau kiper Edoardo Corvi.
Gol tersebut membawa Lazio unggul 1-0. Tuan rumah kemudian menggandakan keunggulan delapan menit berselang setelah Diego Carlos melakukan gol bunuh diri saat berusaha menghalau umpan silang berbahaya ke dalam kotak penalti.
Tertinggal dua gol,
Parma berusaha meningkatkan tekanan pada menit-menit akhir. Upaya tersebut menghasilkan gol pada menit ke-90+5 melalui Simone Lontani. Memanfaatkan assist Giovanni Fabbian, Lontani melepaskan tendangan jarak jauh yang memperkecil skor menjadi 2-1.
Meski Parma berhasil mencetak gol balasan, Lazio mampu mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir.
Kemenangan atas
Parma membuat
Lazio mengumpulkan 22 poin dari delapan pertandingan. Tim tersebut mencatatkan tujuh kemenangan dan satu hasil imbang, sekaligus mempertahankan rekor belum terkalahkan di
Serie A musim ini.