Getafe (buseronline.com) - Getafe menunjukkan semangat pantang menyerah saat menjamu Rayo Vallecano dalam lanjutan kompetisi La Liga. Meski harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-28, Getafe berhasil memaksakan hasil imbang 1-1 di Stadion Coliseum, pada 20 Oktober 2026 dini hari WIB.
Rayo Vallecano membuka keunggulan lebih dahulu melalui Alvaro Garcia pada menit ke-11. Gol tersebut tercipta setelah Garcia memanfaatkan umpan matang Jorge de Frutos dan menyelesaikannya dengan mudah di depan gawang tuan rumah.
Situasi Getafe semakin sulit ketika kapten Djene menerima kartu merah langsung pada menit ke-28. Ia diusir wasit setelah menjatuhkan Alvaro Garcia dari belakang dalam situasi serangan balik berbahaya.
Pelatih
Getafe, Jose Bordalas, langsung melakukan perubahan taktik dengan memasukkan Abdel Abqar untuk menggantikan Ramon Terrats pada menit ke-32. Pergantian tersebut dilakukan untuk memperkuat pertahanan setelah timnya kehilangan satu pemain.
Memasuki babak kedua, Getafe justru tampil lebih agresif meski kalah jumlah pemain. Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-56 melalui gol Martin Satriano.
Gol berawal dari umpan silang akurat Francho Serrano yang disambut Satriano dengan tendangan voli spektakuler. Bola meluncur deras ke gawang Emil Audero dan mengubah kedudukan menjadi 1-1.
Setelah gol penyeimbang tersebut, kedua tim berusaha mencari gol tambahan. Rayo Vallecano mencoba memanfaatkan keunggulan jumlah pemain, sedangkan Getafe berupaya mempertahankan momentum di hadapan pendukung sendiri.