Rotterdam (buseronline.com) - Feyenoord meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Como pada matchday kedua Liga Champions 2026/2027 di Stadion De Kuip, pada 14 Oktober 2026 malam WIB.
Sempat tertinggal lebih dahulu,
Feyenoord berhasil bangkit dan mengamankan tiga poin setelah melalui pertandingan yang berlangsung ketat hingga akhir laga.
Como membuka keunggulan melalui Assane Diao pada menit ke-16. Namun, Feyenoord langsung menyamakan kedudukan dua menit kemudian lewat gol Gjivai Zechiel.
Memasuki babak kedua, tuan rumah semakin meningkatkan tekanan. Anis Hadj Moussa membawa
Feyenoord berbalik unggul pada menit ke-52 sebelum gol bunuh diri kiper Como, Robert Sanchez, pada menit ke-82 memperlebar jarak menjadi 3-1.
Como sempat memperkecil ketertinggalan melalui Anastasios Douvikas pada masa injury time. Akan tetapi, gol tersebut tidak cukup untuk menyelamatkan tim tamu dari kekalahan.
Pertandingan berlangsung dengan tempo tinggi sejak awal. Como mampu memanfaatkan peluang pada menit ke-16 ketika Assane Diao menerima umpan Jacobo, menggiring bola ke kotak penalti, lalu melepaskan tembakan akurat yang membawa tim tamu unggul 1-0.
Feyenoord merespons dengan cepat. Dua menit berselang, Gjivai Zechiel sukses menyamakan kedudukan setelah menerima umpan Luciano Valente dan melepaskan tembakan terarah ke sudut kiri bawah gawang.
Como kemudian kehilangan Diao akibat cedera pada pertengahan babak pertama. Meski demikian, tim asuhan Cesc Fabregas tetap berusaha memberikan perlawanan melalui sejumlah peluang, termasuk tembakan Martin Baturina dari luar kotak penalti.
Di sisi lain, Feyenoord terus menekan pertahanan Como. Salah satu peluang hadir melalui sundulan Javi Lopez menjelang turun minum, tetapi Robert Sanchez berhasil menepis bola. Skor 1-1 bertahan hingga jeda.
Selepas turun minum,
Feyenoord tampil lebih agresif dan berhasil membalikkan keadaan pada menit ke-52. Anis Hadj Moussa menerima umpan silang Gaoussou Diarra, memotong ke dalam, kemudian melepaskan tembakan keras yang tidak mampu dihentikan Sanchez.
Como berusaha mengejar ketertinggalan. Pada menit ke-60, Anastasios Douvikas memperoleh peluang emas melalui sundulan dari posisi bebas, tetapi bola melambung di atas mistar gawang.