Madrid (buseronline.com) - Rayo Vallecano berhasil meraih kemenangan 2-1 atas RCD Espanyol dalam lanjutan LaLiga. Kemenangan tersebut memperpanjang rekor tak terkalahkan Rayo Vallecano di laga kandang menjadi 12 pertandingan.
Bermain di Estadio Butarque yang menjadi markas sementara mereka, Rayo langsung tampil agresif. Tuan rumah bahkan mampu membuka keunggulan saat pertandingan baru berjalan kurang dari tiga menit.
Kesalahan pemain Espanyol dalam menguasai bola di area pertahanan sendiri dimanfaatkan dengan baik oleh Rayo. Umpan tarik Sergio Camello yang sempat mengenai Omar El Hilali jatuh ke kaki Alvaro Garcia.
Garcia kemudian melepaskan tembakan dari jarak dekat yang membawa Rayo unggul 1-0.
Espanyol kesulitan mengembangkan permainan sepanjang babak pertama.
Peluang terbaik mereka hanya datang melalui tendangan Rafel Bauza dari luar kotak penalti yang masih melebar. Rayo kemudian menggandakan keunggulan melalui Adria Pedrosa.
Garcia memberikan umpan matang kepada Pedrosa yang bergerak ke dalam kotak penalti. Dari sudut sempit, Pedrosa melepaskan tembakan akurat ke tiang jauh untuk mengubah skor menjadi 2-0.
Rayo bahkan nyaris mencetak gol ketiga sebelum jeda. Sergio Camello mendapat peluang setelah menerima umpan Andrei Ratiu, tetapi tembakannya melebar tipis. Pada masa tambahan waktu babak pertama, sepakan volinya juga membentur tiang gawang.
Espanyol mencoba bangkit setelah turun minum dengan melakukan tiga pergantian pemain sekaligus. Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-55.
Javi Hernandez mengirimkan umpan kepada Roberto Fernandez di sisi kiri. Fernandez kemudian melakukan penetrasi melewati Mujaid Sadick sebelum melepaskan tembakan melengkung ke tiang jauh.
Gol tersebut menjadi gol keenam Fernandez musim ini sekaligus memperkecil ketertinggalan
Espanyol menjadi 1-2. Setelah gol tersebut, pertandingan berjalan lebih terbuka.
Espanyol meningkatkan tekanan dan beberapa kali mengancam gawang Rayo. Clemens Riedel sempat melepaskan tembakan jarak jauh, tetapi kiper Emil Audero mampu melakukan penyelamatan gemilang.
Espanyol terus menggempur pertahanan tuan rumah, dengan Edu Exposito yang masuk sebagai pemain pengganti turut mengatur serangan. Namun, sejumlah peluang gagal dikonversi menjadi gol penyama kedudukan.