Roma (buseronline.com) - AS Roma meraih kemenangan dramatis atas Atalanta pada giornata ketiga Serie A 2026/2027. Bermain di Stadion Olimpico, pada 6 September 2026 dini hari WIB, Roma bangkit dari ketertinggalan dan menang dengan skor 2-1.
Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal. Kedua tim tampil terbuka, tetapi tidak ada gol yang tercipta hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, Atalanta berhasil membuka keunggulan. Pada menit ke-47, Ederson mencetak gol setelah memanfaatkan peluang di depan gawang Mile Svilar. Gol tersebut membuat tim tamu unggul 1-0.
Tertinggal, Roma langsung meningkatkan tekanan. Berbagai upaya dilakukan untuk mencari gol penyama kedudukan, tetapi pertahanan
Atalanta mampu bertahan hingga pertandingan memasuki menit-menit akhir.
Harapan Roma akhirnya terwujud pada menit ke-90. Mario Hermoso berhasil mencetak gol melalui sundulan setelah menerima umpan dari Matias Soule. Skor berubah menjadi 1-1.
Roma semakin percaya diri setelah berhasil menyamakan kedudukan. Tiga menit kemudian, tepat pada menit ke-90+3, Soule justru menjadi pencetak gol kemenangan.
Menerima umpan dari Paulo Dybala, Soule berhasil menuntaskan peluang dan membawa Roma berbalik unggul 2-1. Stadion Olimpico pun bergemuruh menyambut gol tersebut.
Drama belum berakhir. Pada menit ke-90+7,
Atalanta harus kehilangan Gianluca Gaetano. Ia mendapat kartu merah langsung setelah melakukan protes keras terhadap keputusan wasit.
Hingga peluit panjang dibunyikan, Roma mampu mempertahankan keunggulan. Kemenangan tersebut memastikan tiga poin bagi tuan rumah sekaligus mempertahankan rekor sempurna mereka.
Tambahan tiga poin membuat
AS Roma berada di puncak klasemen sementara
Serie A dengan koleksi sembilan poin dari tiga pertandingan. Sebelumnya, Roma juga meraih kemenangan telak atas Fiorentina dengan skor 4-0 dan Lecce 4-0.
Sementara itu, Atalanta berada di peringkat ketujuh dengan enam poin. Sebelum menghadapi Roma, Atalanta berhasil mengalahkan Sassuolo 2-1 dan Bologna 1-0.
Comeback atas
Atalanta menjadi kemenangan ketiga Roma secara beruntun. Dua gol yang tercipta pada menit-menit akhir sekaligus menunjukkan mentalitas kuat I Lupi dalam menghadapi tekanan hingga pertandingan berakhir. (R)