Mesir Protes ke FIFA Usai Kalah Dramatis dari Argentina di Perempat Final Piala Dunia 2026

Heri - Jumat, 10 Juli 2026 07:36 WIB
Wasit Francois Letexier dari Prancis memberikan isyarat kepada para pemain Mesir dalam laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Argentina vs Mesir di Atlanta, Selasa (7/7/2026).

Mesir (buseronline.com) - Mesir mengajukan protes resmi kepada FIFA setelah tersingkir dari perempat final Piala Dunia 2026 akibat kekalahan dramatis 2-3 dari Argentina. Federasi Sepak Bola Mesir (EFA) menilai sejumlah keputusan wasit Francois Letexier telah merugikan tim dan memengaruhi hasil pertandingan.

Dalam laga tersebut, Timnas Mesir sempat unggul dua gol sebelum Argentina bangkit dan mencetak tiga gol dalam 15 menit terakhir. Gol penentu kemenangan yang dicetak Enzo Fernandez menjadi sorotan karena diduga diawali oleh rangkaian keputusan kontroversial.

Presiden Federasi Sepak Bola Mesir Hany Abo Rida telah mengirimkan surat protes kepada FIFA dan meminta penjelasan terkait beberapa keputusan wasit yang dianggap tidak konsisten.

EFA juga meminta FIFA untuk tidak lagi menugaskan tim wasit asal Prancis yang memimpin pertandingan tersebut pada sisa turnamen Piala Dunia 2026. Kubu Mesir memprotes dua keputusan VAR yang dinilai menjadi pangkal masalah.

Pertama, gol kedua Mesir dianulir karena dianggap terjadi pelanggaran dalam proses serangan. Namun, dalam situasi yang dinilai serupa, Argentina justru diizinkan melanjutkan serangan yang berujung pada gol kemenangan.

Selain itu, Mesir merasa seharusnya mendapatkan hadiah penalti setelah Mohamed Salah terjatuh di kotak terlarang usai kontak dengan Julian Alvarez. Namun, wasit memutuskan untuk melanjutkan pertandingan tanpa memberikan penalti.

Ketegangan juga terjadi di pinggir lapangan setelah gol kemenangan Argentina. Pelatih kiper Mesir, Saafan El-Sagheer, menerima kartu merah, sementara pelatih kepala Hossam Hassan harus ditenangkan oleh staf karena melayangkan protes kepada perangkat pertandingan.

"Kami diperlakukan tidak adil hari ini. Kami mengalami ketidakadilan," ujar Hossam Hassan seusai pertandingan.

Hassan bahkan menyinggung kemungkinan adanya faktor komersial di balik keberlangsungan Argentina dan Lionel Messi di turnamen tersebut.

"Itu bisa menjadi urusan pemasaran. Mereka mungkin ingin Piala Dunia menghadirkan juara bertahan dan ingin Messi tetap berada di turnamen," kata Hassan.

Hingga kini, Federasi Sepak Bola Mesir masih menunggu tanggapan resmi dari FIFA atas protes yang telah diajukan terkait kepemimpinan wasit dan penggunaan VAR dalam laga melawan Argentina. (R)

Editor
: Administrator

Tag:

Berita Terkait

Olahraga

FIFA Pecat COO Kevin Lamour Usai Kritik Proyek Gianni Infantino

Olahraga

India Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026, Pilih Hadapi Brasil

Olahraga

Trump Tegaskan Dukungan untuk Gianni Infantino di Tengah Kontroversi FIFA

Olahraga

Timnas Indonesia Berpeluang Turunkan Skuad Terbaik di FIFA ASEAN Cup 2026

Olahraga

Polri Siapkan Pengamanan FIFA ASEAN Cup 2026 di Indonesia

Olahraga

Indonesia Resmi Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026