Hambalang (buseronline.com) - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung kemajuan sepak bola nasional sebagai bagian dari upaya meningkatkan prestasi olahraga Indonesia di tingkat internasional.
Dukungan tersebut disampaikan saat menerima Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir bersama pelatih Tim Nasional Indonesia, John Herdman, di kediaman pribadinya di Hambalang, Jawa Barat.
Dalam pertemuan tersebut, Erick Thohir melaporkan perkembangan sepak bola nasional, termasuk peluang Indonesia untuk menjadi salah satu tuan rumah turnamen FIFA ASEAN yang dijadwalkan berlangsung pada September-Oktober 2026. Menurut Erick, FIFA telah memberikan respons positif terhadap pencalonan Indonesia.
"Bapak Presiden mendukung. Bapak Presiden akan menyiapkan surat supaya nanti kita bisa dipilih oleh FIFA untuk menjadi tuan rumah. Jadi kita tunggu nanti dan saya juga diminta segera mengkomunikasikan ke semua kementerian," ujar Erick kepada awak media usai pertemuan.
Selain membahas peluang penyelenggaraan FIFA ASEAN, Presiden Prabowo juga memberikan perhatian khusus terhadap penguatan Tim Nasional Indonesia. Erick menjelaskan bahwa Presiden menegaskan dukungan penuh pemerintah terhadap seluruh program Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), terutama dalam rangka mempersiapkan Timnas menghadapi Kualifikasi Piala Dunia 2030 yang akan dimulai pada September tahun depan.
"Bapak Presiden bilang bahwa semua program PSSI untuk pengembangan tim nasional harus benar-benar dijaga dan dipersiapkan dengan baik, khususnya untuk menghadapi target besar menuju Piala Dunia 2030," kata Erick.
Pada kesempatan yang sama, Presiden Prabowo berdialog langsung dengan pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengenai kesiapan tim menghadapi sejumlah agenda internasional dalam waktu dekat. Herdman menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan pemerintah terhadap perkembangan sepak bola Indonesia.
Menurut Herdman, Timnas Indonesia akan menghadapi sejumlah turnamen penting, termasuk AFF dan FIFA ASEAN. Ia menilai kedua ajang tersebut menjadi momentum penting untuk meningkatkan kualitas tim, memberikan pengalaman bertanding kepada para pemain, serta mengukur kesiapan skuad menuju target yang lebih besar.
"FIFA ASEAN adalah turnamen yang harus kami menangkan untuk menunjukkan bahwa kami adalah yang terbaik di kawasan. Ini merupakan langkah penting dalam perjalanan kami," ujar Herdman.
Lebih lanjut, Herdman menegaskan bahwa seluruh tim pelatih dan pemain saat ini fokus mempersiapkan diri untuk mewujudkan target besar Indonesia lolos ke Piala Dunia 2030. Menurutnya, target tersebut menjadi motivasi utama yang mendorong seluruh elemen tim untuk bekerja lebih keras setiap hari.
"Saya pikir Presiden memiliki semangat yang besar terhadap sepak bola. Beliau adalah salah satu dari 280 juta rakyat Indonesia yang ingin melihat tim ini lolos ke Piala Dunia 2030. Itulah yang menjadi motivasi kami setiap hari," katanya.
Dukungan penuh Presiden Prabowo terhadap penyelenggaraan FIFA ASEAN serta penguatan Tim Nasional Indonesia menunjukkan tekad pemerintah menjadikan sepak bola sebagai sarana pemersatu bangsa sekaligus instrumen untuk mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.
Dengan persiapan yang matang dan dukungan seluruh pemangku kepentingan, Timnas Indonesia kini semakin percaya diri menatap target besar menuju Piala Dunia 2030. (DKI1)