San Diego (buseronline.com) - Tim nasional Swiss harus puas bermain imbang 1-1 melawan Australia dalam laga uji coba internasional yang berlangsung di San Diego, Amerika Serikat, Minggu. Hasil tersebut menjadi bekal evaluasi bagi kedua tim menjelang tampil di Piala Dunia 2026.
Swiss yang tengah mempersiapkan penampilan keenam secara beruntun di putaran final
Piala Dunia tampil tanpa striker andalan mereka, Breel Embolo. Meski demikian, tim asuhan Murat Yakin tetap mampu mendominasi jalannya pertandingan sejak menit-menit awal.
Australia sempat memberikan ancaman melalui Nestory Irankunda dari situasi sepak pojok. Namun, Swiss segera mengambil alih kendali permainan dan berhasil membuka keunggulan pada menit ke-14.
Berawal dari umpan terobosan matang yang dilepaskan Granit Xhaka, Dan Ndoye sukses lolos dari kawalan lini belakang Australia sebelum menaklukkan kiper Patrick Beach dengan penyelesaian tenang. Gol tersebut membawa
Swiss unggul 1-0 hingga turun minum.
Pada babak kedua, Australia tampil lebih agresif. Socceroos nyaris menyamakan kedudukan lewat tendangan jarak jauh Irankunda, tetapi kiper Swiss Gregor Kobel melakukan penyelamatan gemilang dengan menepis bola yang kemudian membentur mistar gawang.
Tekanan Australia akhirnya membuahkan hasil. Pemain pengganti Connor Metcalfe mengirimkan umpan silang akurat yang berhasil disambar Tete Yengi untuk mengubah skor menjadi 1-1.
Gol tersebut menjadi momen istimewa bagi Yengi karena merupakan gol pertamanya dalam debut bersama tim nasional senior Australia. Setelah kebobolan, Swiss berupaya keras mengembalikan keunggulan.
Cedric Itten yang masuk dari bangku cadangan mendapatkan peluang emas melalui sundulan setelah menerima umpan silang Miro Muheim. Namun, bola hanya melayang tipis di atas gawang Australia. Hingga peluit akhir dibunyikan, kedua tim gagal menambah gol.
Pertandingan pun berakhir dengan skor imbang 1-1. Bagi Australia, hasil ini menjadi sinyal positif setelah mampu menghentikan rangkaian tiga kekalahan beruntun melawan tim-tim penghuni 25 besar dunia.
Sementara itu,
Swiss masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah yang harus dibenahi sebelum tampil di panggung
Piala Dunia 2026. (R)