Argentina (buseronline.com) - Timnas Argentina kembali menjadi sorotan menjelang Piala Dunia 2026. Berstatus sebagai juara bertahan, La Albiceleste datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah tampil konsisten sepanjang fase kualifikasi zona Conmebol.
Pelatih Lionel Scaloni berhasil mempertahankan fondasi utama tim juara dunia sambil memberi ruang bagi regenerasi pemain muda. Kombinasi pemain senior berpengalaman dan talenta baru membuat
Argentina tetap dipandang sebagai salah satu kandidat kuat peraih gelar juara.
Perhatian publik kembali tertuju kepada kapten tim Lionel Messi yang masih menjadi figur sentral dalam permainan Argentina. Meski usia dan kondisi kebugarannya sempat menjadi perhatian, Messi tetap dipercaya menjadi simbol utama ambisi Argentina mempertahankan trofi Piala Dunia.
Kehadiran pemain Inter Miami CF itu dinilai tidak hanya penting secara teknis, tetapi juga dalam membangun mentalitas tim di ruang ganti. Pengalaman serta visi bermain Messi masih dianggap mampu memberikan perbedaan dalam pertandingan besar.
Lionel Scaloni memastikan tim pelatih terus memantau kondisi seluruh pemain menjelang turnamen berlangsung. Ia menegaskan Argentina tidak ingin mengambil risiko terhadap pemain inti dalam laga persahabatan sebelum Piala Dunia dimulai.
"Kami memanfaatkan waktu yang ada untuk menilai kondisi pemain dan menyelesaikan susunan 26 pemain. Kami tidak akan mengambil risiko menurunkan pemain mana pun dalam pertandingan persahabatan," ujar Scaloni.
Di sisi lain, keputusan Scaloni mencoret beberapa nama populer cukup mengejutkan publik. Paulo Dybala, Matias Soule, Franco Mastantuono, hingga Alejandro Garnacho dipastikan tidak masuk dalam skuad akhir Argentina untuk Piala Dunia 2026.
Meski demikian, kedalaman skuad
Argentina tetap terlihat mewah di semua lini. Emiliano Martínez masih menjadi andalan di bawah mistar berkat performa konsistennya bersama Aston Villa dan tim nasional.
Di lini tengah, Argentina memiliki kombinasi pemain kreatif dan pekerja keras seperti Enzo Fernández, Rodrigo De Paul, serta Alexis Mac Allister yang diproyeksikan menjadi motor permainan tim.
Sementara di lini depan,
Argentina tetap berbahaya lewat duet Lautaro Martínez dan Julián Álvarez. Dukungan pemain seperti Thiago Almada, Nicolas Gonzalez, hingga Giuliano Simeone membuat lini serang La Albiceleste memiliki banyak variasi dalam membongkar pertahanan lawan.
Dengan komposisi skuad yang tetap kompetitif dan pengalaman sebagai juara bertahan, Argentina diyakini masih menjadi ancaman besar bagi tim-tim unggulan lainnya di Piala Dunia 2026.