Leipzig (buseronline.com) - Crystal Palace resmi menorehkan sejarah baru setelah keluar sebagai juara UEFA Conference League musim 2025/2026. Kepastian itu didapat usai The Eagles mengalahkan wakil Spanyol, Rayo Vallecano, dengan skor tipis 1-0 pada partai final yang digelar di Leipzig.
Satu-satunya gol dalam pertandingan ini dicetak oleh Jean-Philippe Mateta pada awal babak kedua. Gol tersebut sekaligus memastikan
Crystal Palace meraih trofi kompetisi Eropa pertama dalam sejarah klub.
Sejak awal pertandingan, kedua tim tampil cukup berhati-hati. Crystal Palace sempat mendominasi permainan dalam 15 menit pertama dengan beberapa peluang yang mereka ciptakan. Namun, upaya pasukan Oliver Glasner belum mampu memberikan ancaman serius ke gawang Rayo Vallecano.
Memasuki pertengahan babak pertama, Rayo mulai mampu mengimbangi permainan Palace. Wakil Spanyol itu bahkan tampil lebih dominan dalam penguasaan bola, meski kesulitan membongkar lini pertahanan lawan.
Peluang berbahaya pertama hadir pada menit ke-39 melalui tembakan mendatar Unai Lopez. Bola sempat gagal diantisipasi Dean Henderson, tetapi masih membentur tiang gawang sehingga skor tetap imbang.
Crystal Palace hampir membuka keunggulan di masa injury time babak pertama. Umpan lambung Adam Wharton berhasil disundul Tyrick Mitchell yang berdiri tanpa kawalan, tetapi bola masih melebar dari sasaran. Skor 0-0 pun bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, pertandingan berjalan lebih terbuka. Kedua tim meningkatkan intensitas serangan demi mencari gol pembuka. Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-50.
Berawal dari tembakan jarak jauh Adam Wharton yang ditepis Augusto Batalla, bola rebound langsung disambar Jean-Philippe Mateta menjadi gol.
Crystal Palace unggul 1-0 atas Rayo Vallecano.
Lima menit berselang, Mateta hampir menggandakan keunggulan Palace. Namun, tembakannya kembali digagalkan tiang gawang.
Tertinggal satu gol membuat Rayo Vallecano meningkatkan tekanan. Tim asuhan Inigo Perez beberapa kali merepotkan lini pertahanan Palace, termasuk lewat tendangan bebas berbahaya Palazon pada menit ke-74 yang berhasil diamankan Dean Henderson.
Di sisa waktu pertandingan, Rayo terus menekan demi mencari gol penyeimbang. Meski demikian, Crystal Palace mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan.
Kemenangan ini menjadi pencapaian bersejarah bagi
Crystal Palace sekaligus mempersembahkan trofi Eropa pertama untuk klub asal London tersebut di bawah kepemimpinan Oliver Glasner. (R)