Renato Dall'Ara (buseronline.com) - Sang juara Serie A musim 2025/2026, Inter Milan, menutup perjalanan mereka di kompetisi domestik dengan hasil imbang dramatis 3-3 saat bertandang ke markas Bologna di Stadio Renato Dall'Ara, Minggu dini hari WIB.
Hasil tersebut sekaligus memperpanjang rekor tak terkalahkan Nerazzurri menjadi 12 pertandingan beruntun. Meski laga tidak lagi menentukan posisi kedua tim di klasemen akhir, pertandingan tetap berlangsung menarik dan penuh intensitas sejak menit awal.
Inter tampil menekan lebih dahulu lewat pergerakan aktif Federico Dimarco di sisi kiri serangan. Dimarco akhirnya membawa Inter unggul pada pertengahan babak pertama melalui tendangan bebas spektakuler yang meluncur deras ke sudut atas gawang Bologna tanpa mampu dihentikan kiper Lukasz Skorupski.
Namun keunggulan tim tamu hanya bertahan beberapa menit.
Bologna mampu menyamakan skor melalui Federico Bernardeschi yang memanfaatkan bola liar di dalam kotak penalti.
Tuan rumah kemudian berbalik unggul menjelang turun minum setelah tendangan voli Tommaso Pobega berubah arah usai mengenai Lautaro Martínez dan mengecoh penjaga gawang Inter. Bologna menutup babak pertama dengan keunggulan 2-1.
Memasuki babak kedua, Inter kembali mendapat tekanan. Piotr Zielinski melakukan gol bunuh diri ketika salah mengantisipasi umpan tarik dari sisi kiri pertahanan, membuat
Bologna memperlebar jarak menjadi 3-1.
Meski tertinggal dua gol, Inter tidak kehilangan semangat juang. Tim asuhan Simone Inzaghi mulai bangkit selepas laga berjalan satu jam. Pio Esposito sukses memperkecil kedudukan setelah menyambar bola muntah hasil tendangan Andy Diouf yang membentur tiang gawang.
Pertandingan semakin terbuka pada menit-menit akhir dengan kedua tim saling melancarkan serangan. Inter akhirnya berhasil menyamakan skor melalui Andy Diouf.
Gelandang muda tersebut melepaskan tembakan keras setelah menerima umpan matang dari Luka Topalovic dan memaksa laga berakhir imbang 3-3.
Hasil ini membuat
Bologna harus puas finis di posisi kedelapan klasemen akhir
Serie A dan gagal menembus zona kompetisi Eropa musim depan.
Sementara Inter Milan menutup musim juara mereka dengan catatan positif dan mentalitas pantang menyerah hingga laga terakhir. (R)