Medan (buseronline.com) - Korps Pegawai Republik Indonesia Sumut bekerja sama dengan Biofarma menggelar vaksinasi Human Papilloma Virus (HPV) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Rabu.
Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya pencegahan dini terhadap kanker serviks yang masih menjadi ancaman kesehatan bagi perempuan.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Sumut, kasus kanker serviks di wilayah tersebut tergolong tinggi. Pada tahun 2021 tercatat sebanyak 213 kasus di Kota Medan.
Tingginya angka kasus tersebut mendorong
Korpri Sumut bersama Biofarma menghadirkan program vaksinasi HPV untuk ASN.
Area Manager PT Biofarma Regional Sumatera, Yosua Bao mengatakan kanker serviks menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi pada perempuan setelah kanker payudara sehingga langkah pencegahan perlu diperkuat melalui vaksinasi.
"Kalau di Sumut itu cukup tinggi, kasus kematian kanker serviks ini nomor 2 setelah kanker payudara, sehingga kita perlu melakukan pencegahan secara dini dengan melakukan program vaksinasi," ujar Yosua.
Sekitar 100 ASN mengikuti vaksinasi HPV dosis pertama pada kegiatan tersebut. Selanjutnya peserta akan menerima dosis kedua dan ketiga sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Biofarma dan
Korpri Sumut juga membuka peluang bagi ASN lain yang belum mengikuti vaksinasi tahap awal untuk ikut pada pelaksanaan berikutnya.
"Kita lihat nanti waktu vaksinasi dosis kedua peserta masih antusias, kita akan buat vaksinasi dari awal untuk yang belum. Kalau vaksinasi dosis pertama saat ini ada sekitar 100 peserta," katanya.
Salah seorang peserta vaksinasi, Nesya Sabrina menilai vaksin HPV penting untuk mencegah kanker serviks, terutama bagi perempuan yang memiliki riwayat keluarga penderita penyakit tersebut.
"Saya punya riwayat keluarga kanker serviks, jadi ini salah satu upaya pencegahan karena rata-rata penderitanya itu tahu setelah kondisinya cukup berat, kebanyakan di stadium 3 dan itu sudah sulit. Itu pengalaman saya saat menemani ibu saya menjalani pengobatan," ujarnya. (P3)