Medan (buseronline.com) - Gubernur Sumut Bobby Nasution mengingatkan BPJS Kesehatan untuk terus meningkatkan kualitas layanan kepada peserta.
Menurutnya, pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus mudah diakses tanpa hambatan. Hal tersebut disampaikan Bobby Nasution saat menerima audiensi BPJS Kesehatan di ruang kerjanya, Selasa.
Pertemuan itu dihadiri Direktur Kepesertaan Akmal Budi Yulianto, Anggota Dewan Pengawas Afif Johan, serta Deputi Direksi Wilayah I Sumut-Aceh Mustafa bersama jajaran.
Dalam pertemuan tersebut, Bobby menegaskan bahwa Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) dan Program Berobat Gratis (Probis) menjadi program unggulan Pemerintah Provinsi Sumut. Ia berharap dukungan semua pihak agar program tersebut terus berjalan melalui kolaborasi lintas sektor.
"Kami apresiasi dukungan dari semua pihak dalam memperkuat layanan kesehatan di Sumut, khususnya BPJS Kesehatan, karena ini merupakan kewajiban pemerintah kepada masyarakat," ujarnya.
Meski demikian, Bobby menyoroti masih adanya kendala di lapangan, seperti pembatasan layanan berdasarkan jenis penyakit. Padahal, Pemprov Sumut telah mencanangkan Universal Health Coverage (UHC) guna mempermudah akses masyarakat terhadap layanan kesehatan.
Ia mengungkapkan, masih ada masyarakat yang kesulitan berobat bahkan ditolak rumah sakit. Oleh karena itu, Program Berobat Gratis (Probis) dinilai menjadi solusi penting, terlebih capaian UHC di Sumut berhasil diwujudkan dalam waktu sekitar tujuh bulan. "Dengan UHC, masyarakat dapat berobat hanya dengan menunjukkan KTP," tegasnya.
Bobby juga meminta pemerintah kabupaten/kota mengarahkan alokasi anggaran kesehatan secara tepat sasaran. Ia menilai sinergi pembiayaan antara pemerintah pusat dan daerah sangat penting untuk mengoptimalkan layanan kesehatan.
Selain itu, ia menekankan pentingnya keseimbangan antara jumlah peserta dan kualitas pelayanan. Menurutnya, masyarakat berharap fasilitas kesehatan memberikan pelayanan terbaik tanpa diskriminasi.