Topping Off Gedung Harapan Kita-Tokushukai, Perkuat Layanan Jantung Berkelas Dunia

Heri - Sabtu, 18 April 2026 12:10 WIB
Kemenkes RI bersama RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita menggelar topping off ceremony pembangunan Gedung Harapan Kita-Tokushukai, Rabu (15/4/2026).

Jakarta (buseronline.com) - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) bersama RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita menggelar topping off ceremony pembangunan Gedung Harapan Kita-Tokushukai, Rabu.

Dilansir dari laman Kemkes, pembangunan gedung ini menjadi simbol penguatan kolaborasi internasional dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan jantung di Indonesia.

Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa pembangunan gedung tersebut merupakan hasil kerja sama jangka panjang dengan Tokushukai Medical Group yang telah terjalin sejak tahun 2004.

"Hari ini kita melakukan topping off gedung tertinggi di RS Jantung Harapan Kita. Ini merupakan hibah senilai sekitar Rp1 triliun dari Tokushukai, yang terwujud karena kerja sama yang sudah berjalan lama, mulai dari pertukaran dokter, ilmu pengetahuan, hingga kini aset," ujar Budi.

Ia menegaskan, kehadiran gedung baru ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kapasitas fisik rumah sakit, tetapi juga kualitas sumber daya manusia serta mutu layanan kesehatan jantung.

"Mudah-mudahan yang tinggi bukan hanya gedungnya, tetapi juga ilmunya, skill tenaga kesehatannya, dan yang paling penting kualitas pelayanannya," tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Menkes juga menekankan pentingnya penguatan layanan promotif dan preventif untuk menekan angka penyakit jantung yang masih menjadi salah satu beban pembiayaan terbesar dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Menurutnya, pengendalian faktor risiko seperti hipertensi, diabetes, dan kebiasaan merokok harus dimulai dari layanan kesehatan primer melalui deteksi dini.

Kementerian Kesehatan, lanjutnya, juga mendorong pemanfaatan teknologi di Puskesmas, termasuk penggunaan EKG dan terapi awal guna mengurangi rujukan ke rumah sakit serta menekan beban layanan lanjutan.

Gedung baru ini nantinya akan dilengkapi teknologi mutakhir, termasuk robot bedah canggih Da Vinci yang dijadwalkan hadir pada November 2026.

Direktur Utama RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, Iwan Dakota, menyebut pembangunan gedung bertujuan meningkatkan kapasitas layanan sekaligus menekan jumlah pasien yang berobat ke luar negeri.

"Gedung ini akan meningkatkan kapasitas tempat tidur dari 400 menjadi 800. Selain itu, fasilitas dan teknologi yang ada akan mampu bersaing dengan rumah sakit di negara tetangga, bahkan Jepang," ujarnya.

Ia menambahkan, gedung ini juga akan difungsikan sebagai pusat pendidikan dan kolaborasi internasional di bidang kardiovaskular, termasuk penguatan riset bersama dengan berbagai negara.


Editor
: Administrator

Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

Kemenkes RI Gandeng IUHW Jepang, Perkuat Pendidikan Dokter Spesialis