Medan (buseronline.com) - RS Adam Malik melaksanakan imunisasi campak rubella (MR) bagi tenaga medis dan tenaga kesehatan (nakes), Jumat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Kementerian Kesehatan RI dalam upaya menurunkan angka kasus campak di berbagai daerah.
Sebanyak 160 tenaga medis dan nakes mengikuti imunisasi tahap pertama yang dilakukan serentak bersama sejumlah rumah sakit di provinsi lain. Program ini menyasar tenaga kesehatan sebagai kelompok berisiko tinggi terhadap penularan campak.
Direktur Utama RS Adam Malik Zainal Safri menyatakan dukungannya terhadap program tersebut. Ia menilai imunisasi ini penting untuk melindungi tenaga kesehatan sekaligus mempercepat pengendalian kasus campak di masyarakat.
Baca Juga: Kemenkes RI Tetapkan RS Adam Malik sebagai RSPPU untuk Program PPDS Hospital Based
"Kami sangat menyambut baik upaya ini dan mengapresiasi langkah cepat Kemenkes RI serta dukungan dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumut dan Dinas Kesehatan Kota Medan dalam penyediaan vaksin MR," ujarnya.
RS Adam Malik telah menerima 16 vial vaksin MR dari Dinas Kesehatan Kota Medan. Vaksin tersebut digunakan untuk tahap awal imunisasi, dan pemberian akan dilanjutkan secara bertahap hingga seluruh tenaga medis dan nakes mendapatkan perlindungan.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes RI, Andi Saguni, menegaskan bahwa imunisasi ini merupakan langkah strategis untuk melindungi tenaga kesehatan di lapangan.
Ia menjelaskan, program ini dilaksanakan serentak di enam rumah sakit dan akan diperluas ke seluruh rumah sakit Kemenkes serta rumah sakit umum daerah (RSUD) di 14 provinsi dengan kasus campak tertinggi.
Secara nasional, program ini menargetkan 39.212 tenaga medis dan 223.150 tenaga kesehatan di 14 provinsi, termasuk Sumut.
Selain itu, sebanyak 28.321 dokter umum dan dokter gigi peserta internship di seluruh Indonesia juga akan menerima imunisasi campak sebagai bagian dari upaya pencegahan yang lebih luas. (P3)