Jakarta (buseronline.com) - Pemerintah menegaskan pentingnya penguatan peran daerah hingga tingkat desa dalam mempercepat eliminasi tuberkulosis (TB) di Indonesia. Upaya ini menjadi bagian dari strategi nasional dalam menekan angka penularan dan kematian akibat penyakit tersebut.
Dalam Temu Media Hari Tuberkulosis Sedunia 2026, Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus menyampaikan bahwa pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam mengoordinasikan penanggulangan TB secara lintas sektor hingga ke level desa dan kelurahan.
"Pemerintah daerah menjadi penggerak utama dalam mengoordinasikan penanggulangan TB hingga ke tingkat desa dan kelurahan," ujarnya.
Berdasarkan data pemerintah, dari total 84.276 desa di Indonesia, baru sekitar 5.711 desa yang telah membentuk Desa/Kelurahan Siaga TB. Program ini telah tersebar di 22 provinsi dan 108 kabupaten/kota.
Pemerintah juga menetapkan 11 provinsi prioritas dalam penanganan TB, di antaranya Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan DKI Jakarta, sebagai wilayah dengan beban kasus tinggi.
Program Desa/Kelurahan Siaga TB dinilai efektif dalam mempercepat penanggulangan, terutama melalui penemuan kasus secara aktif, peningkatan edukasi masyarakat, serta pendampingan pasien hingga menyelesaikan pengobatan.
"Desa dan kelurahan menjadi ujung tombak dalam menemukan kasus, mendampingi pasien, dan menggerakkan masyarakat untuk bersama melawan TB," tegas Wiyagus.
Sementara itu, Wakil Menteri Kesehatan RI, Benjamin P Octavianus, menekankan bahwa keberhasilan eliminasi TB tidak dapat dicapai tanpa kolaborasi lintas sektor.
Ia menyebutkan, keterlibatan masyarakat, tenaga kesehatan, dunia usaha, dan media sangat penting dalam mendorong deteksi dini serta memastikan pasien menjalani pengobatan hingga tuntas.
"Peran media sangat strategis dalam mendorong masyarakat untuk memeriksakan diri dan menjalani pengobatan hingga tuntas," ujarnya.
Pemerintah juga memastikan layanan bagi orang terduga TB telah masuk dalam Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang wajib dipenuhi oleh seluruh pemerintah daerah.
Dengan penguatan peran desa serta sinergi berbagai pihak, pemerintah optimistis target eliminasi TB di Indonesia dapat tercapai lebih cepat dan menyeluruh. (R)