Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Sekda Jateng Hadiri Pameran Lukisan Difabel: Difabel Perlu Difasilitasi, Bukan Dikasihani

EM Bukit MKes - Senin, 23 Februari 2026 11:34 WIB
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno meninjau karya lukisan seniman difabel pada penutupan pameran bertema “Aku Ada, Aku Berkarya, Aku Setara” di Alliance Francaise Semarang, Sabtu (21/2/2026). (Dok/Jatengprov)
Semarang (buseronline.com) - Para seniman penyandang disabilitas yang tergabung dalam komunitas Roemah Difabel menampilkan karya terbaik mereka dalam pameran lukisan yang digelar di Kantor Lembaga Budaya Alliance Francaise Semarang, Jalan Dokter Wahidin Nomor 54, Kota Semarang.Pameran bertajuk “Aku Ada, Aku Berkarya, Aku Setara” tersebut resmi ditutup pada Sabtu (21/2/2026) dan dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno.Kehadiran Sekda menjadi bentuk dukungan nyata Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terhadap ruang ekspresi dan pengembangan potensi seniman difabel.Dalam kesempatan tersebut, dilansir dari laman Jatengprov, Sumarno memberikan apresiasi atas terselenggaranya pameran lukisan yang menampilkan karya-karya kreatif para penyandang difabel.Ia menegaskan bahwa difabel memiliki kemampuan dan potensi yang setara dengan masyarakat lainnya apabila diberikan kesempatan dan fasilitas yang memadai.“Difabel bukan untuk dikasihani, tetapi difasilitasi,” tegas Sumarno.Menurutnya, pameran lukisan ini menjadi media penting bagi para difabel untuk mengekspresikan bakat dan minat, sekaligus membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukan penghalang untuk berkarya dan berprestasi di bidang seni.Sumarno juga mendorong agar kegiatan serupa dapat dipromosikan secara lebih masif kepada masyarakat luas. Dengan begitu, semakin banyak pihak yang hadir, memberikan apresiasi, serta mendukung keberlanjutan ruang-ruang kreatif bagi penyandang difabel.“Pameran seperti ini perlu diperluas dan diperkenalkan kepada publik, agar masyarakat bisa melihat langsung potensi luar biasa yang dimiliki para difabel,” ujarnya.Sementara itu, Pimpinan Alliance Francaise Semarang, Kiki Martaty, menjelaskan bahwa lembaganya berkomitmen menjadikan seni sebagai bahasa universal yang mampu menjembatani perbedaan dan membangun inklusivitas.Oleh karena itu, pihaknya membuka ruang kolaborasi dengan komunitas Roemah Difabel melalui penyelenggaraan pameran lukisan tersebut.Ia menyebutkan, pameran “Aku Ada, Aku Berkarya, Aku Setara” dibuka secara resmi oleh Duta Besar Prancis untuk Indonesia pada Rabu (11/2/2026) dan berlangsung hingga Sabtu (21/2/2026).“Kami percaya seni mampu menjadi sarana dialog yang inklusif dan menghadirkan kesetaraan bagi semua,” ungkap Kiki.Ketua Yayasan Difabel Indonesia, Hidayah Ratna, turut memberikan apresiasi atas dukungan pemerintah daerah dan lembaga budaya yang telah memberikan perhatian terhadap bakat serta kemampuan para difabel.“Ini merupakan momentum penting untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap penyandang difabel, sekaligus membuka lebih banyak ruang bagi mereka untuk berkarya dan berkontribusi,” ujarnya.Melalui pameran ini, diharapkan semangat inklusivitas dan kesetaraan bagi penyandang difabel semakin menguat, serta mendorong terciptanya lingkungan yang ramah dan mendukung bagi pengembangan potensi difabel di berbagai bidang. (R)

Editor
: EM Bukit MKes
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

Bayern Muenchen Ditahan Schalke 04 Tanpa Gol, Die Roten Turun ke Posisi Empat

Kesehatan

Inter Miami Ditahan Atlanta United 2-2

Kesehatan

Sejumlah Gunung Masih Siaga, Abu Anak Krakatau Terdeteksi hingga Jakarta

Kesehatan

Prabowo Terima Dubes AS untuk ASEAN, Bahas Penguatan Kemitraan Strategis

Kesehatan

KPK Kawal Pembenahan Tata Kelola ASDP Pascapenindakan

Kesehatan

Warga Terdampak Asap Kebakaran TPA Putri Cempo Dapat Pengobatan Gratis