Aceh Tamiang (buseronline.com) - Relawan Tenaga Cadangan Kesehatan (TCK) Kementerian Kesehatan RI terus memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak bencana, termasuk warga dan pekerja yang tinggal serta beraktivitas di hunian sementara (huntara).
Pada hari Rabu, Tim TCK Kemenkes Batch II menggelar layanan kesehatan dengan sistem on-site di klinik fasilitas kesehatan huntara.
Dilansir dari laman Kemenkes, Dokter relawan TCK Kemenkes, dr Yuliana Nur Islami, menjelaskan sebagian besar pasien yang datang merupakan pekerja di sekitar huntara yang telah aktif di lapangan selama sekitar satu bulan dengan keluhan kesehatan serupa.
“Sebagian besar pasien mengeluhkan batuk, pilek, nyeri tenggorokan, serta pegal-pegal otot. Keluhan ini banyak dialami oleh para pekerja di sekitar huntara yang sudah cukup lama bekerja di lapangan,” ujar dr Yuliana.
Selain pemeriksaan dan pengobatan, tim relawan juga melakukan kegiatan promotif dan preventif. Masyarakat mendapatkan obat-obatan sesuai indikasi medis, vitamin C, obat cacing, serta pembagian masker bagi anak-anak dan orang dewasa.
dr Yuliana menambahkan, kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan layanan kesehatan mulai meningkat, terutama karena pelayanan yang diberikan bersifat gratis dan mudah diakses.
“Alhamdulillah, masyarakat di sekitar huntara sudah mulai sadar memanfaatkan fasilitas kesehatan gratis ini. Bahkan ada warga yang merasa kaget karena pelayanan kesehatan yang nyaman dan lengkap dapat diperoleh tanpa biaya,” tambahnya.
Kehadiran relawan TCK Kemenkes dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat dan pekerja di huntara. Iskandar, salah satu pekerja, mengaku sangat terbantu dengan layanan kesehatan yang tersedia di lokasi.
“Saya berobat karena batuk pilek dan radang tenggorokan. Dokter menyarankan untuk banyak minum dan saya juga diberikan obat. Saya sudah sekitar 10 hari bekerja di sini, dan dengan adanya relawan TCK Kemenkes sangat membantu karena tempat berobatnya dekat dan gratis,” ujarnya.
Melalui pelayanan kesehatan terpadu ini, Kementerian Kesehatan RI berharap kondisi kesehatan masyarakat di hunian sementara tetap terjaga sehingga proses pemulihan pascabencana dapat berjalan secara optimal. (R)