Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Pertamina Bersama RSUD Muda Sedia Operasikan Layanan Kesehatan untuk Warga Aceh Tamiang

EM Bukit MKes - Senin, 05 Januari 2026 11:20 WIB
Tangki air bersih dan fasilitas pendukung operasional disiagakan di RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang sebagai hasil kolaborasi Pertamina dan rumah sakit untuk menjaga keberlangsungan layanan kesehatan pascabencana. (Dok/Pertamina)

Aceh Tamiang (buseronline.com) - Di balik dinding RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang, perjuangan untuk menyelamatkan nyawa tak pernah mengenal kata jeda. Meski bencana banjir sempat melumpuhkan akses dan infrastruktur wilayah, rumah sakit ini tetap berdiri sebagai pelita harapan bagi masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan.

Dalam situasi penuh tantangan tersebut, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama agar layanan kesehatan tetap berjalan tanpa henti. Dukungan energi, air bersih, dan logistik dari Pertamina melalui program Pertamina Peduli menjadi penopang penting keberlangsungan operasional rumah sakit pascabencana.

Direktur RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang, dr Andika Putra, menegaskan bahwa kecepatan dan kepastian menjadi faktor krusial dalam memastikan rumah sakit kembali beroperasi normal setelah bencana. Menurutnya, dua kebutuhan paling mendasar dalam mengaktifkan kembali layanan medis adalah ketersediaan energi dan air bersih.

“Dalam masa transisi pemulihan pascabencana, kestabilan energi menjadi krusial. Listrik adalah nyawa bagi peralatan medis. Kami sangat mengapresiasi dukungan Pertamina yang sigap memasok suplai BBM secara penuh untuk genset. Ini menjadi komplementer yang sangat penting untuk memastikan listrik rumah sakit tetap terjaga 24 jam, terutama untuk mengantisipasi fluktuasi daya yang kerap terjadi,” ujar dr Andika.

Selain pasokan energi, keterbatasan akses air bersih akibat terganggunya infrastruktur publik juga menjadi tantangan tersendiri bagi operasional rumah sakit. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Pertamina secara konsisten menyuplai satu hingga dua tangki air bersih setiap hari guna memastikan proses sterilisasi alat medis dan kebutuhan sanitasi pasien tetap terpenuhi.

Dilansir dari laman Pertamina, Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menjelaskan bahwa dukungan tersebut merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina dalam menjaga agar layanan publik strategis, seperti rumah sakit, tetap beroperasi optimal dalam kondisi darurat.

“Fokus pemulihan kami meliputi pembersihan infrastruktur, pemulihan listrik, pemenuhan air bersih, serta memastikan logistik medis tersedia. Tujuannya agar layanan kesehatan dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan,” jelas Baron.

Tak hanya itu, Pertamina juga memberikan dukungan pemenuhan nutrisi bagi tenaga kesehatan dan pasien melalui dapur umum Pertamina Peduli. Melalui dapur umum tersebut, paramedis dan pasien mendapatkan asupan makanan bergizi tiga kali sehari selama masa pemulihan.

“Pemenuhan nutrisi bagi paramedis dan pasien kami dukung melalui dapur umum Pertamina Peduli. Para pejuang medis dan pasien mendapatkan asupan makanan bergizi secara rutin agar tetap kuat menjalankan proses pelayanan dan penyembuhan,” tambahnya.

Dukungan tersebut dirasakan langsung oleh manajemen rumah sakit. dr. Andika menyebut, bantuan logistik dan perbaikan sanitasi yang dilakukan Pertamina sangat membantu tenaga kesehatan untuk fokus sepenuhnya pada pelayanan pasien.

“Kami menyadari bahwa tenaga kesehatan dan pasien adalah prioritas. Dukungan logistik dan sanitasi dari Pertamina membantu kami bekerja dengan lebih optimal di tengah situasi pascabencana,” ungkapnya.

RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang kembali dibuka dan mulai melayani masyarakat sejak 9 Desember 2025. Hingga akhir tahun 2025, tercatat sebanyak 507 pasien rawat inap telah dilayani, 2.350 pasien mendapatkan layanan rawat jalan, 48 pasien menjalani tindakan operasi, delapan pasien dirawat di fasilitas ICU, 20 pasien menjalani tindakan cuci darah, serta 656 pasien ditangani di Unit Gawat Darurat (UGD).

dr. Andika berharap dukungan Pertamina, khususnya dalam hal pasokan air bersih dan BBM untuk operasional genset, dapat terus berlanjut hingga kondisi benar-benar pulih.

“Orang sakit tidak bisa menunggu dan harus segera dilayani dalam keadaan apa pun. Dukungan Pertamina sangat penting dalam menjaga denyut nadi rumah sakit, dan kami berharap dukungan ini terus tersedia hingga keadaan kembali normal,” katanya.

Komitmen Pertamina untuk hadir di tengah masyarakat terdampak bencana menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam mendukung pemulihan layanan kesehatan. Menurut Baron, energi bukan sekadar komoditas, melainkan elemen vital dalam menjaga keberlangsungan hidup dan harapan masyarakat.

“Energi bukan sekadar komoditas, melainkan kekuatan untuk menyambung napas dan harapan di tengah masa pemulihan,” pungkas Baron. (R)

Editor
: EM Bukit MKes
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

Bupati Taput Tinjau Pemulihan Infrastruktur dan Lahan Hunian Korban Bencana di Adian Koting

Kesehatan

Presiden Prabowo Tiba di Prancis, Awali Kunjungan Resmi Kenegaraan

Kesehatan

998 Personel Gabungan Amankan Perayaan Idul Adha di Kota Bandung

Kesehatan

BGN Gandeng Polri Usut Dugaan Jual Beli Titik SPPG Program MBG

Kesehatan

PKK Jateng Gencarkan Gemarikan untuk Tekan Angka Stunting

Kesehatan

Bareskrim dan PLN: Blackout Sumatera Dipicu Cuaca Ekstrem, Tidak Ada Unsur Sabotase