Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Isi Kekosongan Dokter Spesialis di RSUD M Yunus, Menkes Budi Ajak Putra Putri Daerah

EM Bukit MKes - Minggu, 21 Desember 2025 11:16 WIB
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin (tengah) didampingi Plt Direktur RSUD M Yunus dan jajaran Pemerintah Provinsi Bengkulu memberikan keterangan pers usai kegiatan Proctoring Clipping Aneurisma dan Digital Subtraction Angiography (DSA) di RSUD M Yunu
Bengkulu (buseronline.com) - Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, mendorong optimalisasi peran putra-putri daerah dalam mengisi kekosongan dokter spesialis di RSUD M Yunus Bengkulu.Langkah ini dinilai penting untuk menjamin keberlanjutan layanan kesehatan, khususnya layanan prioritas seperti stroke dan jantung, yang tidak bisa bergantung pada jumlah dokter terbatas.Hal tersebut disampaikan Menkes Budi saat konferensi pers kegiatan Proctoring Clipping Aneurisma dan Digital Subtraction Angiography (DSA) di RSUD M Yunus, Bengkulu, Rabu.“Kalau bisa, dicari putra-putri daerah. Jangan terus bergantung pada dokter dari luar yang bolak-balik. Ini penting agar layanan bisa berkelanjutan,” ujar Menkes Budi.Menurut Menkes, setiap layanan medis idealnya ditopang lebih dari satu dokter spesialis. Minimal dua dokter, dan idealnya tiga, agar pelayanan dapat berjalan optimal dan berkesinambungan selama 24 jam.Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD M Yunus Bengkulu, Herry Permana, mengungkapkan bahwa keterbatasan jumlah dokter spesialis dan subspesialis masih menjadi tantangan utama dalam penguatan layanan kesehatan di rumah sakit rujukan provinsi tersebut.“Saat ini dokter subspesialis kami berjumlah 18 orang, sementara total dokter spesialis sebanyak 45 orang. Namun, untuk beberapa layanan prioritas, jumlah dokter yang mampu melakukan tindakan masih sangat terbatas,” jelas Herry.Ia menambahkan, peningkatan jumlah kunjungan pasien, khususnya peserta BPJS Kesehatan, turut menambah beban pelayanan. Untuk layanan jantung, misalnya, terdapat lima dokter, namun hanya dua yang memiliki kompetensi melakukan tindakan intervensi.“Jumlah kunjungan pasien terus meningkat. Ini menjadi tantangan tersendiri bagi kami,” katanya.Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, mengakui kekurangan dokter spesialis merupakan persoalan serius yang dihadapi RSUD M Yunus sebagai rumah sakit rujukan utama di Bengkulu. Ia berharap adanya dukungan konkret dari pemerintah pusat untuk mengatasi keterbatasan tersebut.“Jumlah dokter spesialis masih sangat kurang. Kami berharap pasca kunjungan Pak Menteri ada asistensi atau penugasan dokter spesialis pembantuan ke RSUD M Yunus,” ujar Mian.Selain penambahan tenaga medis, Mian juga menekankan pentingnya pendampingan berkelanjutan guna meningkatkan kapasitas dan kualitas pelayanan tenaga kesehatan di daerah.“Kami membutuhkan pendampingan agar dari sisi keterampilan, kinerja, dan pelayanan bisa berjalan maksimal,” katanya.Dalam kesempatan itu, Menkes Budi juga menyoroti pentingnya sistem remunerasi yang layak bagi dokter spesialis agar mereka dapat fokus bertugas di rumah sakit pemerintah.“Dokter spesialis harus dibayar cukup. Kalau tidak, mereka akan berpindah-pindah tempat praktik,” tegasnya.Menkes menambahkan, pemerintah pusat akan terus mengupayakan pemenuhan sarana dan alat kesehatan di daerah. Namun, kesiapan sumber daya manusia tetap menjadi faktor kunci dalam penguatan layanan kesehatan yang berkelanjutan, berkualitas dan merata. (R)

Editor
: EM Bukit MKes
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

362 Putra-Putri Kabupaten Tegal Terima Beasiswa Sadesa untuk Kuliah

Kesehatan

Kemenkes Kerahkan 314 Tenaga Kesehatan Tangani Dampak Kabut Asap Karhutla di Tujuh Provinsi

Kesehatan

Garut dan Tabalong Tukar Strategi Pengembangan UMKM untuk Perkuat Ekonomi Masyarakat

Kesehatan

Dua Serdik Sespimma Bantu Amankan Sopir Grab yang Diduga Dianiaya Penumpang di Lembang

Kesehatan

Chelsea Menang Dramatis 3-2 atas Fulham di Derby London Barat

Kesehatan

Wali Kota Medan dan Dubes Belgia Bahas Penguatan Kerja Sama Berbagai Sektor