Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Pascabanjir, Bantuan Alkes RS Adam Malik Perkuat Pelayanan RSUD Langsa

EM Bukit MKes - Minggu, 14 Desember 2025 06:12 WIB
Kondisi ruang radiologi RSUD Langsa yang belum dapat difungsikan pascabanjir, ditandai dengan peringatan magnet MRI masih aktif, di Langsa, Aceh. (Dok/Kemenkes)
Langsa (buseronline.com) - Banjir besar yang merendam seluruh ruang pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Langsa mengakibatkan lumpuhnya hampir seluruh fasilitas kesehatan di rumah sakit tersebut. Seluruh alat utama pelayanan medis, mulai dari radiologi, hemodialisis, hingga laboratorium, tidak dapat digunakan akibat mengalami kerusakan berat.Wakil Direktur Pelayanan RSUD Langsa, Erizal, mengungkapkan bahwa hasil pemeriksaan teknis yang dilakukan oleh tim dari Universitas Indonesia dan Kementerian Kesehatan menunjukkan tidak ada satu pun alat medis berukuran besar yang masih layak difungsikan pascabanjir.“Berdasarkan pemeriksaan teknis, seluruh alat utama tidak dapat digunakan kembali karena kerusakan yang cukup parah,” ujar Erizal.Di tengah keterbatasan tersebut, satu unit X-Ray Portable bantuan dari RS Kemenkes Adam Malik menjadi perangkat diagnostik vital yang hingga kini masih dapat dioperasikan. Alat tersebut menjadi penopang utama pelayanan medis, khususnya di Instalasi Gawat Darurat (IGD) yang kembali aktif dua hari setelah banjir melanda.“Ada alat dari RS Kemenkes Adam Malik, yaitu X-ray portable, dan itu yang sudah digunakan. Tanpa alat tersebut, kami akan jauh lebih kewalahan dalam melayani pasien,” ungkapnya.Sementara itu, upaya pemulihan fasilitas rumah sakit terus dilakukan secara intensif oleh tim sanitasi, Instalasi Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Rumah Sakit (IPSRS), serta para perawat. Hingga saat ini, baru lima ruangan yang berhasil difungsikan kembali dengan total kapasitas sekitar 90 tempat tidur.Kapasitas tersebut langsung terisi oleh pasien dari wilayah Langsa, termasuk pasien rujukan dari Kabupaten Aceh Tamiang yang fasilitas kesehatannya juga belum sepenuhnya pulih akibat bencana banjir.Selain keterbatasan sarana dan prasarana, RSUD Langsa juga menghadapi kendala sumber daya manusia. Sejumlah perawat terdampak banjir dan belum dapat kembali bertugas. Untuk menutupi kekurangan tersebut, dukungan tenaga medis datang dari Kementerian Kesehatan, Universitas Indonesia, MER-C, serta Dinas Kesehatan Provinsi Aceh.Kendala lain yang dihadapi adalah keterbatasan pasokan air bersih dan listrik. Kondisi ini membuat pelayanan kesehatan berlangsung dalam situasi yang sangat terbatas. Bahkan, beberapa tenaga medis terpaksa melayani pasien dalam kondisi minim penerangan karena listrik padam hampir sepanjang hari.“Kadang kawan-kawan harus melayani pasien dalam keadaan gelap. Kondisi saat ini memang sangat terbatas,” tutur Erizal.Dalam situasi darurat tersebut, bantuan alat kesehatan dari RS Kemenkes Adam Malik menjadi penopang utama agar layanan dasar RSUD Langsa tetap berjalan. Pihak rumah sakit berharap adanya dukungan lanjutan dari berbagai pihak untuk mempercepat pemulihan sarana diagnostik dan layanan kesehatan, sehingga kebutuhan medis masyarakat terdampak bencana dapat segera terpenuhi secara optimal. (R)

Editor
: EM Bukit MKes
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

Pemko Medan Dorong Budaya Melayu Lebih Dekat dengan Masyarakat Lintas Suku

Kesehatan

Pemkab Pati Tegaskan Komitmen Perkuat Pendidikan PAUD

Kesehatan

Wali Kota Bandung Tekankan Pelestarian Kawasan Bersejarah

Kesehatan

Sepolwan Gelar Latkapuan Pendidik untuk Tingkatkan Profesionalisme SDM Polri

Kesehatan

Pertama di Indonesia, Sumut Luncurkan Sistem Pendaftaran Bisnis Berbasis SDGs

Kesehatan

Menuju Swasembada Pangan, Jateng Terus Tancap Gas dengan Strategi Nyata