Jakarta (buseronline.com) - Wakil Menteri Kesehatan RI Prof Dante Saksono Harbuwono menyerukan peran strategis humas Kementerian/Lembaga (K/L) dalam memperluas jangkauan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG).Seruan itu disampaikan pada Forum Tematik Bakohumas 2025 bertema “Dari Awareness ke Aksi: Sinergi Humas Pemerintah Mendorong Partisipasi Publik dalam Cek Kesehatan Gratis” yang digelar di Auditorium Siwabessy Kemenkes, Jakarta, Rabu.Forum ini menghadirkan lebih dari 120 peserta dari berbagai instansi pemerintah sebagai upaya memperkuat kolaborasi komunikasi publik dalam mendukung program prioritas nasional di bidang kesehatan.Dalam sambutannya, Wamenkes menyoroti rendahnya kesadaran masyarakat untuk memeriksa kondisi tubuh, meski keseharian mereka sangat teliti memantau perangkat elektronik atau kendaraan.“Setiap hari kita rajin mengecek baterai ponsel dan memastikan bensin kendaraan penuh. Namun ironisnya, kita sering lupa mengecek ‘mesin’ paling berharga: tubuh kita sendiri,” ujarnya.Ia menjelaskan bahwa penyakit tidak menular seperti jantung, stroke, kanker, dan diabetes merupakan penyebab kematian tertinggi dan kerap muncul tanpa gejala. Karena itu, pemerintah mendorong deteksi dini melalui inovasi Program Cek Kesehatan Gratis yang telah berjalan sejak Februari 2025.“Hingga pagi ini, 63,2 juta masyarakat sudah memanfaatkan program ini dan mengetahui kondisi kesehatannya,” kata Dante.Wamenkes menegaskan bahwa target skrining pada 2026 akan lebih besar dan membutuhkan partisipasi publik yang lebih luas. Untuk itu, humas pemerintah diminta berperan aktif memperkuat komunikasi dan menjadi motor penggerak pelaksanaan CKG di berbagai sektor.“Di sinilah peran Bapak/Ibu sebagai ‘pasukan komunikasi’. Saya berharap humas pemerintah menjadi inisiator kegiatan CKG berbasis komunitas di kantor masing-masing,” tegasnya.Dante juga menyinggung tantangan kesehatan di lingkungan kerja, termasuk tingginya angka obesitas dan minimnya aktivitas fisik pada kelompok pekerja. Kemenkes membuka kesempatan kolaborasi bagi K/L yang ingin menggelar kegiatan CKG di tempat kerja.Menutup sambutannya, Wamenkes menekankan pentingnya peran humas dalam membangun perubahan perilaku masyarakat.“Mari kita buktikan bahwa humas pemerintah adalah kelompok yang paling sadar dan peduli kesehatan. Bersama, kita gerakkan Indonesia untuk hidup lebih sehat,” ujarnya.Sementara itu, Staf Ahli Bidang Komunikasi dan Media Massa Kominfo Molly Prabawati menambahkan bahwa humas pemerintah memiliki tanggung jawab strategis dalam memastikan informasi publik diterjemahkan menjadi aksi nyata, terutama di tengah derasnya arus informasi digital.Ia menekankan pentingnya komunikasi berbasis data, termasuk capaian Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) yang meningkat di berbagai daerah.“Banyak daerah menunjukkan IKM sangat baik, seperti Dinas Kesehatan DIY dengan nilai 93,65. Ini bukti peningkatan kualitas yang harus kita komunikasikan dengan kuat,” tuturnya.Molly mengajak seluruh humas K/L menjadikan forum ini sebagai momentum memperkuat jejaring Bakohumas dan menyelaraskan strategi komunikasi publik nasional.Forum ditutup dengan komitmen bersama memperkuat peran humas dalam memperluas literasi kesehatan dan menggerakkan masyarakat untuk rutin melakukan cek kesehatan. (R)